UR Dukung Perkuat Peran Pusat Studi ASEAN sebagai mitra Pemerintah diera Masyarakat ASEAN

unri.ac.id Rabu (30/11), Rektor Universitas Riau (UR) Prof.Dr.Ir. Aras Mulyadi, DEA bersama dengan Direktorat Jendral Kerja Sama ASEAN (Ditjen KSA) dan Pusat Studi Asean dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, mengadakan rapat konsolidasi serta pendalaman kerjasama yang ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman yang dilaksana bertempat di ruang nusantara Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu-RI).

“Alhamdulillah kita bersama dengan beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia seperti Universitas Jendral Soedirman, UKI, Universitas Lampung, Universitas Muhammadyah Malang, Universitas Negeri Manado, Universitas Siliwangi, Universitas Suryalaya, Syiah Kuala, USU, Institut Bisnis dan Multimedia ASMI, Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata Manado, juga hadir bersama dalam rapat konsolidasi ini,” ungkap Aras.

IMG_2254

Sumber : Humas Universitas Riau

Pada kesempatan itu, Wakil Menteri Luar Negeri, AM Fachir menyampaikan ketegasannya dalam posisi Pemerintah Indonesia yang menempatkan ASEAN sebagai guru politik luar negeri Indonesia dengan terus berpartisipasi aktif dalam kerja sama ASEAN dalam tiga pilar kerjasamanya yaitu politik-keamanan, ekonomi dan sosial budaya.

“Kiprah ASEAN semakin diakui dunia sebagai organisasi regional yang sangat dinamis dimana sukses yang saat ini memasuki tahapan yang sangat penting dalam proses integras kawasan, melalui pemberlakukan Masyarakat ASEAN,” jelas Fachir.

Pada kegiatan rapat konsolidasi dan Penandatanganan Kerjasama itu, Wakil Menteri Luar Negeri, AM Fachir juga menegaskan tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat peran Pusat Studi ASEAN sebagai mitra Pemerintah di era Masyarakat ASEAN. (rabit) ***

Skip to content