Perkuat Internasionalisasi, UNRI Kirim 10 Mahasiswa Usaha Perjalanan Wisata Magang ke Taiwan

Unrinews. Universitas Riau (UNRI) terus memperkuat komitmen internasionalisasi melalui perluasan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman profesional di luar negeri. Sebanyak 10 mahasiswa Program Studi Usaha Perjalanan Wisata, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNRI, dijadwalkan mengikuti program magang selama enam bulan di Taiwan, mulai Oktober 2026 hingga April 2027.

Para mahasiswa akan menjalani program magang di Ginza Anzu Tonkatsu Restaurant–Big City, yang berada di bawah KINGZA International Group. Keberangkatan mahasiswa direncanakan dalam dua periode, yakni 12 Oktober dan 19 Oktober 2026, sedangkan kepulangan ke Indonesia dijadwalkan pada 16 April 2027.

Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung di lingkungan profesional internasional. Melalui keterlibatan dalam dunia kerja di Taiwan, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan profesional, komunikasi lintas budaya, kedisiplinan, kemampuan beradaptasi, serta pemahaman terhadap standar pelayanan di lingkungan industri.

Rektor UNRI, Prof. Dr. Sri Indarti, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kesempatan memperoleh pengalaman internasional merupakan bagian penting dari upaya universitas mempersiapkan lulusan yang mampu menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin terhubung secara global.

“UNRI terus berupaya membuka kesempatan belajar yang lebih luas bagi mahasiswa, termasuk melalui pengalaman langsung di lingkungan profesional internasional. Kami berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan program ini sebaik-baiknya, menjaga nama baik Universitas Riau dan Indonesia, serta membawa pulang pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang dapat mendukung pengembangan diri maupun karier mereka di masa depan,” Prof. Dr. Sri Indarti, S.E., M.Si.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UNRI, Dr. Ir. Sofyan Husein Siregar, M.Phil., menegaskan bahwa program magang internasional merupakan salah satu bentuk implementasi kerja sama yang diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa.

“Internasionalisasi UNRI tidak hanya diwujudkan melalui penjajakan dan pengembangan kerja sama dengan mitra luar negeri, tetapi juga melalui program konkret yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan memperoleh pengalaman profesional di tingkat internasional. Kami berharap program magang di Taiwan ini dapat memperkuat kompetensi mahasiswa, memperluas wawasan global, serta membekali mereka dengan pengalaman yang relevan untuk menghadapi dunia kerja,” ujar Dr. Ir. Sofyan Husein Siregar, M.Phil.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menunjukkan sikap profesional, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja serta budaya yang berbeda.

Melalui program ini, UNRI berupaya memastikan bahwa internasionalisasi tidak berhenti pada hubungan kelembagaan, tetapi diterjemahkan menjadi kesempatan belajar yang dapat dirasakan langsung oleh mahasiswa. Pengalaman bekerja di luar negeri diharapkan dapat membantu mahasiswa menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik profesional, sekaligus meningkatkan kesiapan mereka untuk berkarier di industri yang memiliki standar dan dinamika internasional.

Keikutsertaan 10 mahasiswa FISIP UNRI dalam program magang di Taiwan juga menjadi bagian dari upaya memperluas mobilitas mahasiswa dan memperkuat keterhubungan pendidikan tinggi dengan dunia industri. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, memperluas perspektif lintas budaya, dan meningkatkan daya saing setelah menyelesaikan studi.

Dengan pelaksanaan program ini, UNRI menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kerja sama internasional yang berorientasi pada pengembangan kapasitas mahasiswa serta menghasilkan manfaat nyata bagi sivitas akademika.(rls)