Tumbuhkan Kreativitas dan Jiwa Kewirausahaan, Mahasiswa Unri Taja Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi di Ponpes Al Munawarah

Dalam rangka menumbuhkan kreativitas, jiwa kewirausahaan, dan kepedulian siswa terhadap pemanfaatan sumber daya alam, tim pengangabdian mahasiswa Magister Pendidikan IPA Universitas Riau (Unri) menggelar kegiatan pemberdayaan peserta didik berupa pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbasis bahan alami. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren Al Munawwarah dan diikuti oleh 24 siswa dari kelas IX.

Pelatihan itu dibimbing langsung oleh Endra Juni Harja SSi selaku Ketua, dengan anggota Jaziroh Dwi Ningsih, SPd; Vebby Nursafitry SPd; dan Ismail Arafat SPd.

Endra Juni Harja menjelaskan bahwa melalui pelatihan tersebut, peserta didik diperkenalkan pada bahan-bahan alami yang ramah lingkungan, seperti soy wax dari kedelai, minyak esensial dari kopi dan kayu manis ditambah minyak esensial sebagai pewangi, serta sumbu lilin dari katun.

Selanjutnya Endra merinci bahwa siswa dibagi ke dalam 4 kelompok. Mereka mempraktikkan seluruh tahapan pembuatan, mulai dari melelehkan lilin, mencampur minyak esensial, menata sumbu, menuang ke dalam wadah, hingga proses pendinginan dan pengemasan.

“Selain keterampilan teknis, kegiatan ini juga mengenalkan dasar-dasar kewirausahaan, seperti membuat kemasan menarik. Diharapkan produk yang dihasilkan tidak hanya menjadi hasil praktik, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi usaha kecil madrasah atau karya yang dipamerkan pada kegiatan sekolah”Papar Endra

“Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat penguatan Profil Pelajar Pancasila dan pembelajaran berbasis proyek, yang mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, mandiri, dan mampu bekerja sama”imbuhnya.

Kegiatan tersebut juga mendapat sambutan yang antusias dari Pesantren Al Munawwarah. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan variasi produk lainnya, sehingga peserta didik semakin terampil, mandiri, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Salah seorang siswa peserta pelatihan, Keyla livi mengungkapkan kegembiraannya pada kegiatan itu. “Saya senang karena mendapat pengalaman baru dan hasilnya bisa dibawa ke Asrama dan bisa jadi ide jual beli serta pameran di pondok, lilinnya sangat wangi sekali” ungkapnya. (rls, ed:Masrizal, foto:Ist)

Sumber: HUMAS Universitas Riau


Sumber: HUMAS Universitas Riau


Sumber: HUMAS Universitas Riau


Sumber: HUMAS Universitas Riau

Sumber: HUMAS Universitas Riau