Unri Sosialisasikan Aplikasi E-Kinerja untuk Perkuat Pengisian IKU 2026

Unrinews. Universitas Riau melaksanakan Sosialisasi Aplikasi E-Kinerja untuk mendukung pengisian Indikator Kinerja Utama (IKU) Universitas Riau Tahun 2026. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026 bertempat di Ruang Indragiri, Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Riau.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Universitas Riau memperkuat pengelolaan kinerja melalui sistem digital. Sosialisasi tidak hanya membahas penggunaan aplikasi, tetapi juga menyamakan pemahaman mengenai pengisian data, pemantauan capaian, serta pentingnya ketepatan dokumen pendukung IKU.

Peserta kegiatan terdiri atas Wakil Dekan Bidang Akademik di lingkungan Universitas Riau serta satu orang operator dari setiap fakultas.
Materi utama disampaikan oleh Ibnu Daqiqil ID SKom MTI PhD selaku Kepala UPA Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Riau. Ia mengupas penggunaan E-Kinerja sebagai bagian dari pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung tata kelola kinerja universitas.

Dalam pemaparannya, Ibnu menekankan bahwa keberadaan sistem digital akan memberikan manfaat apabila diikuti dengan pengelolaan data yang baik. Data yang dimasukkan ke dalam sistem harus sesuai dengan kondisi dan capaian sebenarnya serta didukung oleh dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan.
“E-Kinerja bukan hanya tempat untuk memasukkan data. Yang paling penting adalah bagaimana data yang kita masukkan benar, sesuai dengan capaian, dan memiliki dokumen pendukung yang jelas,” jelasnya.

Menurutnya, pengisian kinerja juga tidak seharusnya dilakukan hanya ketika mendekati batas waktu pelaporan. Setiap unit kerja perlu melakukan pencatatan dan pemantauan secara berkala sehingga perkembangan capaian dapat diketahui sejak awal.
“Kalau data kinerja diperbarui secara berkala, kita bisa melihat posisi capaian dengan lebih cepat. Ketika ada indikator yang belum tercapai, unit kerja masih memiliki waktu untuk melakukan evaluasi dan mengambil langkah perbaikan,” ujarnya.

Ibnu juga menjelaskan pentingnya keterhubungan antara target yang telah ditetapkan dalam kontrak kinerja dengan realisasi yang dilaporkan melalui sistem. Dengan demikian, data dalam E-Kinerja tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari proses pemantauan kinerja secara menyeluruh, jelas Ibnu Daqiqil
Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Universitas Riau, Armia, SE MAk mengatakan pengelolaan data kinerja membutuhkan ketelitian dan koordinasi antarpihak agar informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pengisian kinerja bukan hanya sebatas memenuhi kebutuhan administrasi, tetapi menjadi bagian penting dalam memastikan setiap capaian Universitas Riau terdokumentasi dengan baik. Karena itu, diperlukan kesamaan pemahaman antara pimpinan, operator, dan unit kerja agar data yang disampaikan akurat dan sesuai dengan kondisi sebenarnya,” ungkap Armia.
Ia menambahkan, keberadaan E-Kinerja diharapkan dapat mempermudah proses pengumpulan, pengelolaan, dan pemantauan capaian kinerja setiap unit. Dengan data yang tersusun secara baik, evaluasi terhadap capaian IKU dapat dilakukan secara lebih terukur, tambahnya mengakhiri. (Rabit foto:Nico)*