Unrinews. Rektor Universitas Riau Prof Dr Sri Indarti SE MSi yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Riau (Unri) Dr Mexsasai Indra SH MH, meresmikan pemberangkatan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Tanggap Kebencanaan Unri, Minggu (28/12/2025) di Halaman Depan Gedung Rektorat.
Pemberangkatan mahasiswa peserta program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Tanggap Bencana ini, merupakan kegiatan Kukerta Tematik, yang dilaksanakan sebagai bentuk bagian dari misi kemanusiaan oleh Unri. Kegiatan ini juga menyelaraskan Program Kuliah Kerja Nyata Tanggap Kebencanaan yang diselenggarakan oleh Universitas Andalas (Unand) di wilayah Sumatera Barat dan kolaborasi mahasiswa.
“Dalam rangka membantu korban bencana banjir bandang di wilayah Sumatera Barat (Sumbar-red) saat ini, maka kita dari Unri memfasilitasi mahasiswa untuk hadir membantu meringankan situasi yang menimpa saudara-saudara kita yang ada di wilayah Sumbar,” ujar Mexsasai saat menyampaikan arahan keberangkatan peserta Kukerta.
“Yanh kita ketahui, sebagai bentuk solidaritas antar sesama manusia, ada sekitar ratusan mahasiswa berasal dari Unri yang telah turun langsung membantu korban bencana ditiga wilayah Sumatera yang saat ini tengah ditimpa bencana, baik di wilayah Aceh, Sumatera Utara, maupun Sumbar,” urai Mexsasai, Wakil Rektor bidang Akademik di hadapan peserta Kukerta Unri Tanggap bencana.
Pada peresmian pemberangkatan ini, turut hadir Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unri, Prof Dr Mubarak MSi, menyebutkan mahasiswa yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini difasilitasi sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan Kukerta Unri.
“Mencermati dampak situasi bencana alam, khususnya yang terjadi di Sumatera Barat, maka Unri memfasitasi mahasiswa melalui pelaksanaan kegiatan Kukerta Tanggap Bencana, yang mana mahasiswa yang kita pilih berdasarkan seleksi dan kita beri bantuan akomodasi dan transportasi selama melaksanakan program ini,” jelas Mubarak.
“Mahasiswa Unri ini, sesampainya di lokasi nantinya akan menjadi bagian dari pelaksana Program penanggulanan kebencanaan yang sudah disusun dari pihak penanggung jawab di lokasi tersebut, serta selama melaksanakan program juga didampingi oleh Dosen Pembimbing lapangan dari Unri,” jelas Mubarak.
“Melalui penyelarasan dalam penaggulangan bencana, bersama dengan berbagai pihak terkait, kita tentunya ingin adanya efektifitas penanganan dan tepatnya sasarannya dari pelaksanaan Program Kukerta ini, sehingga pada akhirnya dapat memberikan solusi dan kontribusi nyata bagi masyarakat di lokasi bencana tersebut,” ujar Mubarak di hadapan peserta sebanyak 15 orang dari berbagai Fakultas di lingkungan Unri.
Mahasiswa Peserta Kukerta Tanggap Bencana Unri ini, akan melaksanakan kegiatan sesuai dengan matrik kegiatan yang secara koordinatif, menyesuaikan dengan program maupun kegiatan yang sudah disusun oleh perangkat pemerintah atau pihak berwenang yang ada di lokasi pelaksanaan Kukerta tersebut. (rls) *






