Unrinews, 25 Juli 2025 – Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Riau, Dr. Mexsasai Indra, SH., MH., melakukan kunjungan langsung ke beberapa Posko Kukerta Literasi, di antaranya Desa Dayun dan Kelurahan Siak Lanjut, Kabupaten Siak, untuk melaksanakan supervisi sekaligus memantau jalannya program Kukerta Literasi 2025.
Dalam kunjungan tersebut, beliau didampingi oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Riau, Dr. Belli Nasution, S.IP., M.A., serta Anggota Pokja Kuliah Kerja Nyata pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Wilayah Siak, Sukamarriko Andrikasmi, SH., MH. Kehadiran para pimpinan universitas ini menjadi bukti nyata dukungan Universitas Riau terhadap mahasiswa yang tengah mengabdi di tengah masyarakat.
Rombongan berdialog langsung dengan mahasiswa Kukerta, perangkat desa, dan anak-anak yang mengikuti program literasi di perpustakaan desa. Suasana hangat terlihat ketika mahasiswa Kukerta mengajak anak-anak setempat membaca bersama dan berdiskusi ringan mengenai buku-buku yang mereka baca.
Selain meninjau kegiatan literasi, rombongan juga berdiskusi dengan aparat desa terkait strategi keberlanjutan program setelah masa Kukerta selesai. Kunjungan ini ditutup dengan foto bersama di setiap posko sebagai simbol sinergi antara kampus dan masyarakat.
Melalui kunjungan ini, Universitas Riau kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan dampak positif melalu program pengabdian mahasiswa. ” Tema KUKERTA tahun 2025 yaitu Bersinergi Meningkatkan Literasi Mayarakat Melalui Kebijakan Kampus Berdampak. Hal ini sejalan dengan program Kemendiktisaintek dalam istilah kampus berdampak, mahasiswa dapat berperan aktif dalam menyelesaikan masalah nyata di masyarakat, menjadi agen perubahan, dan memberikan dampak positif yang signifikan. Universitas Riau berdampak nyata bagi masyarakat, dan Kukerta Literasi ini adalah salah satu wujud nyatanya,” ujar Dr. Mexsasai Indra dalam sambutannya.
KUKERTA TEMATIK LITERASI, yang merupakan kerja sama Universitas Riau dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, melibatkan 586 orang mahasiswa Universitas Riau , dengan wilayah sebaran:
1. Kabupaten Kampar (Terdiri dari 12 Desa) : sebanyak 132 orang
2. Kabupaten Siak (Terdiri dari 11 Desa) : Sebanyak 131 orang
3. Kabupaten Bengkalis (Terdiri dari 9 Desa) : sebanyak 108 orang
4. Kabupaten Rokan Hulu (Terdiri dari 9 Desa): Sebanyak 108 orang
5. Kabupaten Inhil (Terdiri dari 5 Desa) : Sebanyak 59 orang
6. Kabupaten Rokan Hilir (Terdiri dari 4 Desa) : Sebanyak 48 orang(rls)