Unrinews. Universitas Riau (Unri) menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Pusat Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) bersama Generasi Lintas Budaya Merawat Lingkungan terkait rencana kolaborasi program pelestarian lingkungan bertajuk Green & Blue Unri Hub, Jumat (6/3/2026) di Ruang Kunto Darussalam Gedung Rektorat Unri.
Program ini merupakan gerakan kolaboratif yang mengangkat nilai budaya gotong royong dalam menjaga lingkungan melalui kegiatan penanaman pohon, pelestarian habitat gajah Sumatera, serta konser budaya bertema lingkungan sebagai media edukasi kepada masyarakat luas.
Demikian disampaikan oleh Raja Asdi, Pendiri Generasi Lintas Budaya Merawat Lingkungan, Ketua Hubla DPP JPK, yang juga sebagai Direktur PT. Anugerah Java Medi, saat audiensi bersama Pimpinan Unri dan jajaran.
“Kami berharap agar Unri dapat menjadi pelopor pusat gerakan lingkungan berkelanjutan melalui konsep Green & Blue Hub yang terintegrasi dengan agenda global pembangunan berkelanjutan (SDGs),” harapnya.
Program yang diusulkan tersebut direncanakan dilaksanakan sepanjang tahun 2026 dengan memanfaatkan berbagai momentum internasional dan nasional, di antaranya Hari Bumi Sedunia (22 April), Hari Lingkungan Hidup Sedunia (5 Juni), Hari Gajah Sedunia (12 Agustus), serta Hari Menanam Pohon Indonesia (28 November). Selain itu, kegiatan juga direncanakan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Unri pada 1 Oktober 2026.
Raja menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi sebelumnya antara Generasi Lintas Budaya Merawat Lingkungan dengan Unri dalam kegiatan penanaman pohon yang pernah dilaksanakan di lingkungan kampus pada tahun 2019.
Rektor Unri, yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unri, Dr Ir Sofyan Husein Siregar MPhil menyambut baik berbagai inisiatif yang mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan serta penguatan peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan ini.
“Melalui kerja sama lintas sektor, diharapkan berbagai program inovatif dapat memberikan dampak nyata bagi pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem, khususnya di wilayah Riau yang memiliki kekayaan keanekaragaman hayati,” sebut Sofyan.
Lebih lanjut, Unri melalui Tim Kerja Sama akan menindaklanjuti inisiasi kerja sama ini dan akan menuangkan ke dalam nota kesepahaman, serta akan melakukan pembahasan lebih lanjut guna melihat peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama berbagai pemangku kepentingan. (mukmin. foto: mukmin)*







