Unri Dukung Sensus Ekonomi dan Survei BPS 2026, Rektor: Data akurat, ekonomi kuat

Unrinews. Universitas Riau (Unri) mendukung terlaksananya Sensus Ekonomi dan Survei Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2026.

Rektor Unri Prof Dr Sri Indarti SE MSi menyampaikan himbauan kepada seluruh masyarakat Riau, khususnya pelaku usaha untuk berperan secara aktif dalam rangka menyukseskan sensus BPS tahun 2026.

“Sensus BPS 2026 penting untuk menyediakan data yang akurat sebagai dasar pembangunan. Untuk itu saya mengajak seluruh masyarakat Riau khususnya pelaku usaha untuk berpartisipasi secara aktif. Data akurat, ekonomi kuat”ucap Rektor.

BPS Provinsi Riau mempublikasikan data hasil sensus dan survei triwulan II 2026 pada Kamis (05/08).

Kegiatan tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik, yang dilaksankaan di Aula BPS Provinsi Riau, Jl Pattimura Pekanbaru.

Kepala BPS Provinsi Riau Dr Asep Riyad SSi MM dalam sambutannya menyampaikan hasil survei yang tergabung kedalam 4 (empat) indikator utama, yaitu Pertumbuhan ekonomi triwulan II 2026; Profil Kemiskinan Riau Kondisi Maret 2026; Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk kondisi Maret 2026; serta Keadaan Ketenagakerjaan kondisi bulan Mei 2026.

“Jasa Pendidikan merupakan salah satu lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi pada triwulan II 2026, yaitu 11,71%”papar Asep Riyad.

Mewakili Gubernur Riau, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Drs Helmi D MPd pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada BPS atas kinerjanya secara konsisten menghadirkan data yang akurat dan kredibel.

“Hasil dari sensus dan survei merupakan cerminan kesejahteraan masyarakat Riau, dimana setiap indikatornya adalah alat navigasi kebijakan bagi pemerintah Provinsi Riau”ucapnya.

Lebih lanjut Setdaprov mengatakan bahwa hasil sensus dan survei BPS adalah media strategis yang merekam kondisi riil Provinsi Riau berdasarkan fakta dilapangan.* (Masrizal, foto:Budi)