Unri Perkuat Kolaborasi Internasional Bersama Dalian Ocean University

Unrinews. Dalam rangka memperkuat kolaborasi internasional, Universitas Riau (Unri) melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Dalian Ocean University. Kegiatan yang melibatkan beberapa perguruan tinggi dan asosiasi digital itu dilangsungkan di Makassar pada Senin (13/4/2026).

Keterlibatan Unri dalam kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi lintas institusi, khususnya dengan mitra internasional, dalam bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unri, Dr Ir Sofyan Husein Siregar MPhil dalam sambutannya menegaskan komitmen Unri untuk terus mendorong kolaborasi yang berdampak nyata. Ia menyampaikan bahwa kerja sama dengan Dalian Ocean University diharapkan mampu membuka peluang lebih luas bagi pengembangan tridharma perguruan tinggi, terutama dalam menjawab tantangan global.
“Unri menyambut baik kolaborasi ini sebagai upaya memperkuat kapasitas institusi, baik dalam pengembangan akademik, riset kolaboratif, maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing global,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kerja sama internasional ini tidak hanya berorientasi pada pertukaran akademik, tetapi juga diarahkan pada penguatan ekosistem inovasi dan hilirisasi riset yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi dengan Dalian Ocean University membuka peluang besar dalam transfer pengetahuan, teknologi, serta best practices, khususnya di bidang sumber daya pesisir dan kelautan yang menjadi kekuatan kedua institusi.
Ia juga menambahkan bahwa Unri berkomitmen mendorong mobilitas mahasiswa dan dosen melalui program joint research, joint publication, double degree, serta pertukaran pelajar yang berkelanjutan. Hal ini dinilai penting dalam meningkatkan eksposur internasional sivitas akademika sekaligus memperkuat posisi Unri dalam peta pendidikan tinggi global.

“Ke depan, kami ingin memastikan bahwa setiap kerja sama yang dibangun tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam program nyata yang terukur, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi langsung terhadap pembangunan daerah, nasional, hingga global,” tambahnya. (Rabit foto: Ist)*