Unri dan Pemerintah Sinergi Wujudkan Desa Peduli Gambut di Rohil dan Inhil

Unrinews. Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia bekerja sama dengan Komisi XII DPR RI dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Riau (Unri) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) di dua kabupaten, yakni Rokan Hilir dan Indragiri Hilir, pada 28 hingga 30 November 2025.

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di Desa Bantayan Baru, Kecamatan Batu Hampar, Rokan Hilir, serta Desa Karya Tunas Jaya, Kecamatan Tempuling, Indragiri Hilir. Program DMPG merupakan upaya penguatan perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut melalui pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan gambut yang berkelanjutan serta mekanisme penerapan Program DMPG di tingkat desa. Sosialisasi juga menjadi wadah untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan menyusun komitmen bersama untuk pengelolaan gambut yang lebih baik.

Acara di Rokan Hilir dihadiri oleh perwakilan Anggota DPR RI Hj Iyeth Bustami, Tim DMPG KLH Pusat, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Cicik Mawardi Attar MSi, serta unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat. Sementara di Indragiri Hilir hadir perwakilan Anggota Komisi XII DPR RI Muhammad Rohid, B.A., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Inhil Drs. Azwir Zarmi, serta pejabat Provinsi Riau dan perangkat desa.

Sementara Ketua Pendamping Program DMPG dari Unri, Dr Arifudin SP MP menyampaikan paparan mengenai urgensi restorasi gambut dalam mencegah kebakaran lahan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan dilanjutkan dengan dialog publik dan sesi tanya jawab yang membuka ruang komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga desa.

Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap perlindungan ekosistem gambut, kegiatan ditutup dengan penanaman pohon secara simbolis oleh peserta dan para pejabat yang hadir.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Rokan Hilir, Cicik Mawardi Attar, M.Si, dalam sambutannya menekankan pentingnya kerja bersama dalam menjaga kelestarian gambut. “Gambut bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan keberlanjutan hidup masyarakat. Kolaborasi semua pihak menjadi kunci keberhasilannya,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Bupati Indragiri Hilir, Drs Azwir Zarmi, menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program. “Program DMPG merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan lingkungan dan ekonomi desa. Kami berharap masyarakat dapat terlibat aktif dalam pengelolaannya,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, lanjut Azwir, pemahaman masyarakat terhadap konsep DMPG meningkat, sekaligus memperkuat peran Tim Kerja Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (TK-PPEG) di setiap desa sasaran. Berbagai aspirasi dan isu pengelolaan gambut juga berhasil dihimpun sebagai bahan perencanaan tindak lanjut di daerah.

“Kita berharap kegiatan sosialisasi ini dapat menjadi pijakan kuat bagi masyarakat dalam mengembangkan Desa Mandiri Peduli Gambut sebagai model pengelolaan gambut berkelanjutan berbasis pemberdayaan dan kolaborasi multipihak,” harapnya. (mukmin. foto: istimewa)***