Unrinews. Dalam rangka mendukung dan memperkuat komitmen dalam mewujudkan konsep Kampus Berdampak, Universitas Riau (Unri) melaksanakan kegiatan supervisi terhadap mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Fakultas Kedokteran (FK) pada Selasa (09/06/2026) di Kelurahan Ratu Sima, Kota Dumai.
Mewakili Rektor Unri, Dr Mexsasai Indra SH MH selaku Wakil Rektor Bidang Akademik hadir pada kegiatan supervisi tersebut. Turut membersamai tim Kelompok Kerja (Pokja) Kukerta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat (LPPM) yang terdiri dari Prof Dr Zahtamal SKM MKes dan Sukamarriko Andrikasmi SH MH.
Pada kesempatan itu, Dr Mexasai menyampaikan bahwa Kukerta berdampak merupakan implementasi nyata Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sejalan dengan program Kampus Berdampak yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
“Konsep ini mendorong perguruan tinggi agar tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat”ucapnya.
Lebih lanjut Dr Mexasai memaparkan bahwa supervisi tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung implementasi program kerja mahasiswa, sekaligus memastikan bahwa berbagai kegiatan pengabdian yang dirancang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khusunya warga kota Dumai.
“Universitas Riau berharap kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga mampu menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya saing melalui implementasi nyata konsep Kampus Berdampak”imbuh Dr Mexasai.
Selanjutnya, Prof Zahtamal turut menjelaskan bahwa program Kukerta Berdampak yang diusulkan oleh fakultas adalah untuk menunjang kinerja pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Unri dengan pendekatan berbasis keilmuan.
“Setelah melalui berbagai tahapan perencanaan dan seleksi, pada tahun 2026, FK Unri kembali melaksanakan Kukerta Berdampak Khusus dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan”ujar Prof Zahtamal.
Prof Zahtamal berharap melalui kunjungan supervisi tersebut akan memperkuat semangat mahasiswa dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjadi sarana evaluasi dan pengembangan program Kukerta Berdampak di masa mendatang.
Di lokasi Kukerta Berdampak, Wakil Rektor Bidang Akademik beserta rombongan meninjau aktivitas mahasiswa yang berkolaborasi dengan Kader Posyandu Bahagia Kelurahan Ratu Sima dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
Interaksi antara mahasiswa dan kader posyandu menjadi gambaran nyata sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat kelurahan.
Kepala Puskesmas Bumi Ayu, dr Nanda Utama yang turut hadir dalam kegiatan Posyandu Bahagia Kelurahan Ratu Sima tersebut, menyampaikan apresiasi atas berbagai program yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kukerta Berdampak Khusus FK Unri di Kelurahan Ratu Sima.
dr Nanda menyampaikan bahwa program-program yang dijalankan telah selaras dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung upaya puskesmas dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif. Ia menilai keterlibatan mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga membantu memperkuat peran kader kesehatan, sekolah, dan berbagai unsur masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
“Kami sangat mengapresiasi semangat dan kontribusi mahasiswa FK Unri. Kehadiran mereka memberikan nilai tambah bagi pelayanan kesehatan masyarakat dan menjadi contoh kolaborasi yang baik antara perguruan tinggi, puskesmas, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan kesehatan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Selain mendampingi kegiatan posyandu, mahasiswa Kukerta Berdampak Khusus FK Unri juga melaksanakan berbagai program unggulan yang berfokus pada peningkatan literasi kesehatan masyarakat. Program tersebut meliputi edukasi kesehatan terkait materi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dan pelatihan dasar Palang Merah Remaja (PMR) di SMPN 024 Ratu Sima, seperti Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada orang pingsan dan henti jantung, penanganan luka dan pembalutan, penanganan awal patah tulang dan dislokasi, serta teknik evakuasi korban yang disesuaikan dengan tupoksi PMR.
Mahasiswa juga melaksanakan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta edukasi gizi di sekolah-sekolah dalam rangka membentuk kebiasaan sehat pada usia dini, serta pelatihan Dokter Kecil di SDN 002 Ratu Sima yang telah dibentuk sebagai kader kesehatan sebaya di sekolah tersebut.
Selain itu, mahasiswa juga berkolaborasi dengan Puskesmas Bumi Ayu dalam pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat dan sekolah yang ada di Kelurahan Ratu Sima.
Ketua Kukerta Berdampak Khusus FK Unri untuk Kelurahan Ratu Sima, Faizul Akbar, menjelaskan bahwa seluruh program kerja tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat upaya promotif dan preventif di tingkat kelurahan.
“Kami berupaya menghadirkan program yang tidak hanya memberikan manfaat selama masa Kukerta berlangsung, tetapi juga dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat, kader kesehatan, dan pihak sekolah setelah program berakhir. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, kami berharap kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku hidup sehat masyarakat Kelurahan Ratu Sima,” ujarnya. (rls, ed:Masrizal, foto:Ist)







