Unrinews. Universitas Riau (Unri) terus memperluas jejaring internasional sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing global institusi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pertemuan strategis dengan Dulaty University, Kazakhstan, yang berlangsung di Gandhi Memorial Intercontinental School, Jakarta, pada Minggu (14/6).
Delegasi Unri dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Dr Ir Sofyan Husein Siregar MPhil didampingi Staf Pendamping Andrian Perdana SP MAgrSc. Sementara itu, Dulaty University diwakili oleh Vice Rector for Strategic Development and Internationalization, Sholpan Yessimova, serta International Cooperation Development, Venera Rakhymbeknova.
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah terjalin sebelumnya dan difokuskan pada perluasan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, serta pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
Pada kesempatan itu, Unri dan Dulaty University membahas sejumlah program prioritas, antara lain student mobility, staff mobility, joint research, summer school, visiting lecturer, hingga pengembangan program double degree.
Bagi Unri, penguatan kerja sama dengan perguruan tinggi di Kazakhstan memiliki nilai strategis dalam memperluas jejaring akademik di kawasan Asia Tengah dan Eurasia. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang internasional bagi mahasiswa dan dosen sekaligus meningkatkan visibilitas global kedua institusi.
Pada pertemuan tersebut, Dr Sofyan menegaskan bahwa internasionalisasi merupakan salah satu agenda prioritas universitas dalam meningkatkan kualitas dan daya saing di tingkat global.
“Universitas Riau tidak hanya berupaya memperbanyak jumlah kerja sama internasional, tetapi juga memastikan setiap kemitraan menghasilkan program yang nyata dan memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa, dosen, dan institusi. Melalui kerja sama dengan Dulaty University, kami berharap dapat menghadirkan lebih banyak peluang internasional, mulai dari mobilitas akademik, riset kolaboratif, hingga program double degree yang akan memperkuat kompetensi lulusan Unri di tingkat global,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Unri akan membentuk working group khusus untuk mempercepat implementasi program-program yang telah dibahas. Selain itu, kedua universitas juga sepakat menggelar pertemuan daring lanjutan dalam dua minggu mendatang guna membahas aspek teknis dan operasional secara lebih rinci.
Dalam kesempatan yang sama, delegasi Unri juga memperluas jejaring kemitraan dengan sejumlah perguruan tinggi terkemuka lainnya di Kazakhstan, yaitu Eurasian National University, ALT University, dan Atyrau Oil and Gas University.
Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi Unri dalam memperkuat kolaborasi internasional yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, inovasi, serta pengembangan kapasitas SDM. Melalui perluasan kemitraan global yang berkelanjutan, Unri berkomitmen menghadirkan lebih banyak peluang internasional bagi sivitas akademika sekaligus memperkuat posisinya sebagai universitas yang semakin terhubung dengan komunitas akademik dunia.
Dengan pembentukan working group dan agenda pertemuan teknis lanjutan yang telah disepakati, Unri dan Dulaty University optimistis berbagai program kolaboratif dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi serta masyarakat global.(rls, ed:Masrizal, foto:Ist)






