Unrinews. Dalam rangkaian Pemilihan Rektor Universitas Riau (Unri) periode 2026-2030, Panitia Pemilihan mengumumkan hasil penjaringan Bakal Calon Rektor pada Rabu (17/06) di Rektorat Unri.
Ketua Senat Unri, Prof Dr Zulkarnaini MSi pada kesempatan itu menyampaikan bahwa tahap Penjaringan Bakal Calon Rektor merupakan tahap ke-4 dari total 8 tahap rangkaian yang akan dilalui dalam pemilihan Rektor Unri.
“Tahapan ini merupakan bagian dari tahapan Pemilihan Rektor Universitas Riau yang telah berjalan sejak proses sosialisasi, pendaftaran, hingga seleksi administrasi bakal calon rektor”ucapnya.
Selanjutnya, Ketua Panitia Pemilihan Rektor, Dr M Rasuli SE MSi Ak CA ACPA menyampaikan bahwa proses Pemilihan Rektor Universitas Riau sampai dengan tahapan ini telah dilaksanakan secara tertib, transparan, objektif, akuntabel, profesional, dan bermartabat.
Dr Rasuli menjelaskan bahwa terdapat 8 (delapan) orang yang mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Rektor Universitas Riau Periode 2026–2030.
“Dari 8 orang pendaftar, semuanya dinyatakan lulus seleksi administrasi sebagai Bakal Calon Rektor Unri. Tahapan berikutnya adalah Penyaringan dan Pemilihan melalui penyampaian visi, misi, dan program kerja para calon rektor, pemungutan suara sesuai mekanisme berlaku, serta proses lanjutan bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi”paparnya.
Dr Rasuli menjelaskan rincian dari Bakal Calon tersebut, yaitu 7 (tujuh) orang dari internal Unri, yang terdiri dari Prof Ahmad Fadli ST MT PhD (FT); Prof Dr Elfizar SSi MKom (FMIPA); Prof Dr Firdaus SH MH (FH); Prof Dr Iwantono MPhil (FMIPA); Prof Dr Jimmi Copriady MSi (FKIP); Dr Mexsasai Indra SH MH (FH); dan Prof Dr Nofrizal SPi MSi (FPK). Adapun 1 (satu) orang Bakal Calon Rektor dari eksternal Unri, yaitu Aldrin Herwany SE MM PhD (LLDikti Wilayah III/Perbanas Institute).
Pada kesempatan itu Dr Rasuli mengajak seluruh sivitas akademika Universitas Riau untuk bersama-sama menjaga suasana akademik yang kondusif, menghormati seluruh tahapan yang telah ditetapkan, serta mendukung proses Pemilihan Rektor yang demokratis, kredibel, dan berintegritas.* (Masrizal, foto:Izza)



