Monitoring Dan Evaluasi Serta Silaturahmi Pimpinan Universitas Riau Dan Universitas Andalas ke Lokasi KUKERTA Tanggap Darurat Bencana UNRI-UNAND Di Nagari Lareh Nanpanjang Selatan

Unrinews. Kolaborasi nyata antara Universitas Riau (UNRI) dan Universitas Andalas (UNAND) dalam pengabdian masyarakat tercermin dalam kunjungan kerja dan Monitoring Evaluasi (Monev) ke lokasi Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Tanggap Darurat Bencana di Nagari Lareh Nanpanjang Selatan, Kota Pariaman, pada Kamis (15 Januari 2026). Rangkaian acara dimulai dengan pertemuan simbolis antar pimpinan kedua universitas.

Di Gedung Rektorat Universitas Andalas rombongan UNRI disambut secara resmi. Wakil Rektor I UNAND, Prof. Dr. Syukri Arief, M.Eng. (Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan), didampingi oleh Wakil Rektor IV UNAND, Prof. Dr. Henmaidi, S.T., M.Eng.Sc. (Bidang Perencanaan, Riset, Inovasi, dan Kerja Sama), menyambut hangat kedatangan delegasi dari UNRI. Sambutan ini merupakan wujud nyata sinergi institusi dan memperkuat pondasi kolaborasi dalam program KUKERTA bersama ini. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk berkoordinasi dan bertukar pandangan mengenai pengembangan program pengabdian masyarakat berbasis kebencanaan sebelum bersama-sama menuju lokasi KUKERTA.

Rombongan UNRI terdiri dari Dr. Ir. Sofyan Husein Siregar, M.Phil (Wakil Rektor I Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi UNRI), Prof. Dr. Ir. Zulkarnaini, M.Si (Ketua Senat UNRI), Dr. Febri Yuliani, S.Sos., M.Si (Tim Senat UNRI) serta tim dari Pokja KUKERTA UNRI yang diwakili oleh Prof. Dr. Dra. Rd. Siti Sofro Sidiq, M.Si dan Sukamarriko Andrikasmi, SH., MH yang juga merupakan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Universitas Riau, serta Dr. Sosmiarti, SE, MSi selaku DPL Universitas Andalas.

Di Kantor Wali Nagari, kedatangan rombongan disambut hangat oleh jajaran Nagari, yang diwakili oleh Sekretaris Wali Nagari, Bapak Ali Nur, S.IP, beserta sejumlah perangkat nagari lainnya. Acara dibuka secara resmi oleh MC Raisa Nabila, salah satu mahasiswi peserta KUKERTA.

Rangkaian sambutan pun dimulai. Pertama, Bapak Ali Nur, S.IP., mewakili Wali Nagari, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas pilihan lokasi dan kontribusi nyata mahasiswa KUKERTA dalam mendukung program nagari, khususnya di bidang pengurangan risiko bencana. Beliau berharap kolaborasi positif ini dapat terus berlanjut.

Selanjutnya, Dr. Sosmiarti, SE, MSi selaku DPL UNAND memaparkan gambaran umum pelaksanaan KUKERTA kolaboratif ini, menekankan pada tujuan pendidikan karakter dan pengabdian nyata berbasis kebutuhan masyarakat serta potensi lokasi.

Sambutan inti disampaikan oleh Dr. Ir. Sofyan Husein Siregar, M.Phil.. Selaku Wakil Rektor I UNRI, beliau menyatakan kebanggaannya melihat langsung dedikasi mahasiswa. “KUKERTA bukan sekadar tugas kurikulum, tetapi wujud nyata tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian. Sinergi dengan Unand dan pemerintah daerah ini merupakan model yang patut dikembangkan,” ujarnya. Beliau juga mendorong mahasiswa untuk mengambil pelajaran hidup sepenuhnya dari lingkungan masyarakat.

Taufiq Akbar Daulay selaku Koordinator Kelompok KUKERTA kemudian menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari semua pihak. Presentasi detail mengenai capaian, tantangan, dan progres program disampaikan dengan lugas oleh Damar Hidayat. Dipaparkan berbagai aktivitas, mulai dari tinjauan lokasi, program kerja (proker) kebencanaan, hingga program pendukung ekonomi lokal, yang telah dijalankan sejak kedatangan mereka.

Rombongan kemudian mengunjungi Posko KUKERTA yang tak jauh dari kantor Wali Nagari, acara memasuki sesi yang lebih santai namun sarat makna. Seluruh peserta menikmati kue gelong khas daerah, hasil inovasi mahasiswa KUKERTA dengan rasa pandan dan coklat. Momen kebersamaan ini kemudian dilanjutkan dengan foto bersama sekaligus peresmian simbolis Peta dan Plang Jalur Tanggap Darurat Bencana, yang menjadi output fisik utama program dan dipasang di lokasi strategis nagari.

Sebelum acara berakhir, dilakukan sesi pembuatan konten dokumentasi untuk keperluan pelaporan dan publikasi. acara ditutup dengan bersalaman dan perpisahan yang penuh haru dan janji untuk menjaga silaturahmi. Kunjungan yang diawali dengan sambutan pimpinan Unand ini tidak hanya menjadi pemantauan program, tetapi juga penguat semangat dan penegasan komitmen kedua universitas dalam pengabdian masyarakat yang berbasis pada kolaborasi, sinergi, dan pemberdayaan.(rls)