Unrinews. Kelompok Jabatan Fungsional Dosen (KJFD) Pemerintahan Desa, Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (Unri) sukses menyelenggarakan Webinar Nasional Series bertajuk “Era Baru Pembangunan Desa” pada Jumat (25/4/2025). Kegiatan yang digelar secara daring melalui platform Zoom Meeting ini menghadirkan empat pakar pemerintahan desa dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama FISIP Unri, Dr Saiman Pakpahan SIP MSi menekankan pentingnya dialog akademis ini sebagai wadah pertukaran pemikiran tentang realitas empirik desa-desa di berbagai pulau Indonesia. “Ini merupakan salah satu perjumpaan kajian akademik yang memberikan warna pemikiran terhadap keadaan empirik dari desa di tiap pulau yang ada di Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi implementasi penting dari kebijakan-kebijakan yang dirumuskan kepada desa yang ada di Indonesia,” ungkapnya.
Webinar nasional ini menghadirkan Dr Auradian Marta MA dari FISIP Unri yang menyoroti “Era Baru Pembangunan Desa Presiden Prabowo” dengan mengusung Konsep “Asta Cita”. Dalam paparannya, Auradian menjelaskan bagaimana konsep ini mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan, inklusif, dan mengedepankan kemandirian lokal sebagai fondasi kebijakan pembangunan desa di era kepemimpinan baru.
Sementara itu, Dr Tengku Rika Valentina MA dari FISIP Universitas Andalas (Unand) membahas tema yang tidak kalah menarik yakni “Inovasi Desa dalam Era Digitalisasi”. Paparannya menyoroti bagaimana transformasi digital membuka peluang sekaligus tantangan bagi desa-desa di Indonesia, serta strategi adaptasi yang perlu diterapkan untuk mengoptimalkan potensi digitalisasi dalam pembangunan desa.
Narasumber ketiga, Luki Oka Prastio MIP dari FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) turut memperkaya diskusi dengan perspektif pembangunan desa dari wilayah Banten dan sekitarnya. Pandangannya tentang implementasi kebijakan desa di kawasan Jawa Barat dan Banten memberikan wawasan komparatif yang berharga bagi peserta webinar.
Melengkapi jajaran pembicara, Dr Mahyuni SSos MAP dari FISIP Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) memberikan perspektif pembangunan desa dari kacamata Kalimantan. Kehadiran beliau memperkaya diskusi dengan membawa pengalaman dan tantangan khas dalam pengelolaan desa di kawasan pulau besar yang memiliki karakteristik geografis dan demografis berbeda.
Webinar yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi ini menjadi bukti komitmen Unri dalam membangun diskursus akademik tentang pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, KJFD Pemerintahan Desa FISIP Unri berharap dapat memunculkan ide-ide segar dan strategi inovatif untuk mendukung transformasi desa di Indonesia menuju kemandirian dan keberlanjutan sesuai dengan konsep “Asta Cita” yang diusung pemerintahan saat ini. (mg. Farras ed. Rabit foto:Farras)


