Unrinews. Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Riau (Unri). Dalam ajang Grand Final Pemilihan Duta Literasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau Tahun 2026, mahasiswa Unri berhasil mendominasi berbagai kategori penghargaan, termasuk menyapu bersih tiga posisi juara utama.
Pada ajang yang digelar OJK Provinsi Riau tersebut, Surya Darman berhasil meraih Juara I, disusul Jeselia Fransiska Br. Gurusinga sebagai Juara II, dan Neldia Zamriati sebagai Juara III. Ketiganya merupakan mahasiswa Unri yang tampil unggul dalam kompetisi yang diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Riau.
Tak hanya mendominasi kategori juara utama, mahasiswa Unri juga berhasil meraih penghargaan pada kategori khusus. Shebrina Zuleyka Versha dinobatkan sebagai Juara Ter-Medsos, sementara Aisyah Yulfitri meraih predikat Juara Ter-Pintar.
Pemilihan Duta Literasi Keuangan merupakan salah satu upaya OJK Provinsi Riau dalam membentuk generasi muda sebagai agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya investasi bodong, pinjaman online ilegal, serta berbagai bentuk penipuan di sektor jasa keuangan.
Rektor Unri Prof Dr Sri Indarti, melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof Hermandra MA menyambut baik capaian tersebut. Menurutnya, prestasi mahasiswa Unri dalam ajang ini menunjukkan bahwa mahasiswa Unri memiliki kemampuan akademik dan kepedulian sosial untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas literasi keuangan masyarakat.
“Duta Literasi Keuangan memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat. Mereka tidak hanya memahami konsep perencanaan keuangan, tetapi juga menjadi agen edukasi yang mampu mengajak masyarakat lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan keuangan yang semakin berkembang,” ujarnya.
Melalui program ini, lanjut Hermandra, mahasiswa dibekali pengetahuan mengenai produk dan layanan jasa keuangan, kemampuan komunikasi publik, hingga strategi edukasi yang efektif kepada masyarakat. Bekal tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang menjadi motor penggerak peningkatan literasi keuangan di Provinsi Riau.
“Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa Unri lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi, memperluas kontribusi kepada masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang semakin cerdas, bijak, dan terlindungi dalam memanfaatkan layanan jasa keuangan,” tutup Hermandra. (mukmin. foto: istimewa)*



