Mahasiswa Kukerta MBKM Ilmu Komunikasi Unri Gelar Edukasi Etika & Jejak Digital melalui Konsep “THINK” di MTs Darul Ridho Umban Sari

Unrinews. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) MBKM 2025 Kelurahan Umban Sari dari Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau melaksanakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Jejak Digital Menentukan Reputasimu” di MTs Darul Ridho pada Jumat (31/10). Program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan membangun literasi digital di kalangan pelajar tingkat menengah.
Kegiatan ini disusun sebagai respon terhadap semakin tingginya penggunaan media sosial dan teknologi digital oleh pelajar. Pada era digital saat ini, setiap individu meninggalkan rekam jejak digital yang dapat berdampak pada reputasi, pendidikan, hingga masa depan karier. Karena itu, pemahaman mengenai etika dalam berinternet sangat penting ditanamkan sejak dini.
Dalam sosialisasi tersebut, para mahasiswa memperkenalkan konsep THINK, yaitu panduan dalam menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. THINK merupakan singkatan dari True yang mana pastikan informasi yang dibagikan benar, Helpful berarti bagikan hal yang bermanfaat, Inspiring sebarkan inspirasi positif, Necessary pikirkan apakah informasi perlu dibagikan serta Kind gunakan kata-kata sopan dan menghargai orang lain
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dalam dua sesi terpisah, yakni kelas akhwat dan kelas ikhwan. Pemisahan kelas dilakukan untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman, kondusif, serta sesuai dengan lingkungan dan budaya pendidikan di MTs Darul Ridho. Pada sesi akhwat, suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan berbagai contoh kasus perilaku digital yang sering ditemukan pada remaja perempuan, seperti komentar online, tren media sosial, hingga perlindungan data pribadi. Sementara itu, pada sesi ikhwan, diskusi lebih menyoroti etika pergaulan di media sosial, konten publik, serta tanggung jawab digital dalam pergaulan daring maupun gim online. Kedua sesi berjalan dengan antusiasme tinggi dan didominasi oleh diskusi aktif dari para peserta.
Selain itu, para mahasiswa juga menjelaskan perbedaan antara jejak digital aktif dan jejak digital pasif, serta dampak positif maupun negatif dari perilaku digital. Para audiens juga diberikan tips melindungi diri di dunia maya seperti penggunaan password kuat, memeriksa keamanan tautan, dan memanfaatkan fitur privasi media sosial.
Kegiatan ini disampaikan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Riau, yaitu Muhammad Ilhamsyah, Mhd Hafidz Nur Ramadhan, Rahma Aulya, Ainun Aini, dan Febriola Saputri. Penyampaian dilakukan secara interaktif, diselingi dengan sesi tanya jawab yang membuat suasana menjadi semakin hidup. Para siswa terlihat antusias dan aktif memberikan respons, menunjukkan ketertarikan mereka terhadap topik yang dibahas.
Dalam kesempatan ini, pihak Yayasan MTs Darul Ridho juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. Beliau mengatakan, “Materi dari adek-adek mahasiswa ini bagus banget dan penting sekali untuk anak-anak di sini. Soalnya memang sekarang ustadzah agak kesulitan memantau perilaku dan jejak digital siswa, jadi edukasi seperti ini sangat membantu. Harapannya anak-anak makin paham cara bersikap bijak di internet.”
Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa Kukerta MBKM Universitas Riau berharap dapat memberikan dampak nyata bagi pelajar setempat, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya membangun jejak digital yang positif dan memiliki etika saat berkomunikasi di dunia maya.(rilis/ist)*