Mahasiswa Kukerta MBKM FISIP Unri Gelar Workshop UMKM Go Digital, Wujudkan Transformasi Digital Pelaku Usaha Kelurahan Air Hitam

Unrinews. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (Unri) menyelenggarakan Workshop UMKM Go Digital di Balai Kantor Lurah Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Kegiatan yang berlangsung pada hari Minggu (13/7/2025) ini merupakan langkah strategis untuk mengakselerasi transformasi digital pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut.

Workshop yang dihadiri oleh pelaku UMKM dan masyarakat Kelurahan Air Hitam ini menghadirkan dua narasumber kompeten dengan keahlian yang relevan. Nita Rimayanti, MComm Dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Unri sekaligus Founder Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Pabrik Cerdas yang juga berprofesi sebagai Trainer Tenaga Kerja dan Asesor MKC, membawakan materi “Mindset dan Pentingnya Menjadi UMKM Go Digital” yang mencakup strategi pemasaran digital, pengembangan media sosial, dan teknik komunikasi pemasaran yang efektif. Sementara itu, Resika Siboro dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) menyampaikan materi “Keamanan Digital” yang membahas berbagai risiko dan ancaman digital yang dihadapi UMKM, mulai dari serangan teknis seperti phishing, spyware, hingga serangan psikologis seperti doxing dan ujaran kebencian.

Acara dibuka secara resmi oleh Lurah Air Hitam, Zulfi Ijum SKom MSi yang memberikan sambutan hangat kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, “Saya sangat mengapresiasi inisiatif luar biasa dari mahasiswa Kukerta MBKM FISIP Unri ini. Di era digital yang bergerak sangat cepat seperti sekarang, pelaku UMKM di kelurahan kita harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usahanya. Workshop ini adalah jawaban tepat untuk membantu mereka bersaing di pasar yang semakin kompetitif.”

Ketua Kukerta Kelurahan Air Hitam, Fitriana Anggraini, menjelaskan latar belakang penyelenggaraan kegiatan ini. “Tujuan utama workshop ini adalah memberdayakan pelaku UMKM di Kelurahan Air Hitam melalui digitalisasi usaha. Kami percaya bahwa dengan penguasaan teknologi digital yang tepat, para pelaku UMKM dapat meningkatkan jangkauan pasar, efisiensi operasional, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan mereka secara signifikan,” ujar Fitriana.

Workshop ini merupakan kelanjutan dari serangkaian program pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan sebelumnya. Pada Senin (7/7/2025), tim Kukerta telah menyelenggarakan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah bersama ibu-ibu Dasa Wisma Seroja 3 RW 03 Kelurahan Air Hitam. Program tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi.

Materi workshop mencakup berbagai aspek krusial dalam transformasi digital UMKM. Ibu Nita Rimayanti memaparkan strategi pemasaran komprehensif yang mencakup konsep 7C (Konsumen, Biaya, Kenyamanan, Komunikasi, Kredibilitas, Koneksi/relasi, dan Service Pelanggan) serta teknik Integrated Marketing Communication (IMC) untuk memastikan sinkronisasi pesan kampanye di berbagai platform digital. Peserta juga mendapat wawasan mendalam tentang optimalisasi media sosial Instagram dan Facebook untuk bisnis, termasuk strategi konten yang kredibel, dapat dibagikan, dan relevan dengan target audiens. Sementara itu, Resika Siboro mengedukasi peserta tentang komponen keamanan digital yang meliputi teknologi, kebijakan, dan faktor manusia, serta memberikan panduan praktis mengenai kebersihan perangkat, keamanan akun, dan cara melindungi aset digital dari berbagai ancaman cyber.

Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang acara berlangsung, terutama ketika narasumber memberikan tips praktis seperti cara membuat konten yang menarik, teknik personalisasi konten untuk target audiens spesifik, dan strategi membangun engagement di media sosial. Ermawati, salah satu peserta dari Dasa Wisma Seroja 3, mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Saya merasa sangat terbantu dengan adanya workshop ini. Selama ini kami hanya mengandalkan cara-cara tradisional dalam berjualan, tetapi sekarang kami mendapat pencerahan bagaimana cara memasarkan produk secara digital dengan aman. Penjelasan tentang keamanan digital juga sangat penting karena kami sekarang tahu risiko-risiko yang harus diwaspadai saat berbisnis online. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memberdayakan masyarakat di kelurahan kita dengan konsep modern dan digitalisasi,” tuturnya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari berbagai pihak dan diharapkan dapat menjadi katalisator bagi perkembangan UMKM di Kelurahan Air Hitam. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari workshop ini, para pelaku UMKM diharapkan mampu memanfaatkan peluang bisnis digital yang semakin terbuka lebar di era modern ini.

Program Kukerta MBKM FISIP Unri di Kelurahan Air Hitam akan terus berlanjut dengan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya. Tim berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemampuan masyarakat lokal melalui inovasi dan pendampingan yang berkelanjutan. (Farras ed: Rabit/foto: Farras)***