Unrinews. Kuliah Perdana semester genap 2025/2026, Program Pascasarjana Universitas Riau (Unri) menghadirkan Staf Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Bidang Hukum Regulasi, dan Tata Kelola Dr Ismail Hasani SH MH.
Kegiatan kuliah perdana tersebut dilangsungkan di Student Center Unri pada Sabtu (24/01/2026) dengan mengusung tema Undelivered Constitutional Justice: Tantangan dan Dinamika Kepatuhan Berkonstitusi.
Direktur Pascasarjana Unri Prof Dr dr Dedi Afandi DFM SpFM SubSp EM MM MARS MH pada kegiatan itu memaparkan statistik Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Pascasarjana.
“Mahasiswa baru Pascasarjama berjumlah 298 orang, dengan rincian 267 mahasiswa program Magister dan 31 mahasiswa program Doktor”paparnya.
Selanjutnya Prof Dedi juga menyampaikan hasil survey kepuasan layanan Penerimaan Mahasiswa Baru di Pascasarjana dengan perolehan nilai 78,08 (Kategori Baik).
Rektor Unri Prof Dr Sri Indarti SE MSi yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Dr Mexasasi Indra SH MH secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya Dr Mexasasai Indra menyampaikan kepada mahasiswa baru program Pascasarjana untuk memperhatikan ketepatan masa studi.
“Jalin komunikasi yang baik dengan dosen pembimbing untuk penyelesaian studi tepat waktu”ujarnya.
Lebih lanjut Dr Mexasai menjelaskan bahwa kelulusan tepat waktu turut berkontribusi terhadap capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Unri.
Kuliah Perdana tersebut juga dihadiri oleh jajran pimpinan, yaitu Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Yuana Nurulita SSi MSi PhD, para Dekan, Ketua Unit dan Lembaga di lingkungan Unri. (Masrizal, foto:Nico)







