KKN MBKM FK Unri 2025: Pengabdian Nyata Untuk Masyarakat

Unrinews. Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK Unri) melepas 120 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Dalam acara pelepasan yang digelar di Lapangan Tali Merdeka FK Unri, Senin (21/5/2025) dilepas oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr dr Maya Savira Mkes. Selain itu, turut didampingi Ketua Program Studi (Prodi) S1 Kedokteran dr Eka Bebasari MSc serta Penanggung Jawab KKN MBKM dr Suyanto MPH PhD Sp KKLP beserta dosen pembimbing lapangan dan seluruh peserta KKN.

Dalam sambutannya, dr Maya Savira menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan kesehatan. “KKN bukan hanya memenuhi kurikulum, tetapi momentum mengaplikasikan ilmu kedokteran secara langsung, terutama untuk masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

KKN MBKM FK Unri 2025 mengusung tema “Inovasi Kesehatan untuk Dumai Sehat”. Selama 45 hari, mahasiswa akan menjalankan program di empat Kecamatan diantaranya Dumai Kota, Dumai Selatan, Dumai Timur, dan Bukit Kapur yang mencakup 12 kelurahan.

Adapun yang menjadi fokus KKN MBKM edisi kali ini adalah Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak seperti pemantauan gizi balita, kelas ibu hamil, dan deteksi dini stunting, promosi Kesehatan Lingkungan yang meliputi penyuluhan sanitasi dasar dan pencegahan penyakit menular, pemberdayaan Kelompok Rentan meliputi pelatihan kader kesehatan dan pendampingan lansia serta sinergi dengan Pemda dan Puskesmas.

dr Suyanto menjelaskan, program ini dirancang berbasis data kebutuhan daerah hasil kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Dumai dan puskesmas setempat. “Mahasiswa akan bekerja di bawah supervisi dosen dan tenaga kesehatan lokal untuk memastikan intervensi tepat sasaran,” jelasnya.

Alika Zahra mahasiswa FK Unri angkatan 2022 yang berpartisipasi pada KKN MBKM 2025 ini menyatakan kesiapan tim. “Kami membawa modul interaktif seperti simulasi cuci tangan bagi anak-anak dan buku saku panduan gizi. Semoga bisa diterima dengan baik,” ungkapnya.

Disisi lain, Prof dr Arfianti MBiomed MSc PhD melalui pesan videonya menyampaikan apresiasi dan pesan kehati-hatian. “Kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama. Jaga protokol kesehatan dan bangun komunikasi yang humanis,” pesannya.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menurunkan angka masalah kesehatan prioritas di Dumai, tetapi juga mengasah kompetensi klinis dan soft skill mahasiswa. Laporan progress akan dipantau secara berkala melalui platform UNRI KKN Monitoring System. (rilis ed. Rabit foto: ist)***