Unrinews. Julita Saidi, SE., M.Ak menjadi salah satu sosok alumni yang terus memberikan semangat kewirausahaan dan kemandirian karir mahasiswa di kampus Universitas Riau (UNRI). Lulusan Akuntansi tahun 1993 yang kini mengemban amanah sebagai Dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis sekaligus Koordinator Pusat Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (P2K2) LPPMP UNRI.
Bagi Julita, kampus menjadi ladang menanam harapan, membentuk karakter, dan melatih keberanian untuk berdiri di kaki sendiri. “Perjuangan untuk terus tumbuh dengan segala dinamikanya, itu yang membuat saya betah dan terus bersemangat di UNRI,” ungkapnya.
Dedikasinya dalam mendorong kemandirian mahasiswa terlihat dari tiga tahun berturut-turut, ia sukses membawa UNRI menjadi bagian dari program nasional Wirausaha Merdeka yang digagas oleh Kemdikbudristek RI (2022–2024). Tak berhenti di situ, pada 2024, ia juga menjadi motor penggerak program Pendampingan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Pemula yang didanai oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI.
“Mahasiswa punya potensi luar biasa, tapi mereka butuh pendampingan yang konkret. Melalui program-program ini, kita ingin menggeser paradigma bahwa kuliah tak harus berakhir dengan menjadi pencari kerja, tapi bisa juga jadi pembuka lapangan kerja,” katanya.
Aktif di dalam dan luar kampus, Julita juga kerap menjadi pembicara tamu, salah satunya di Universitas Awal Bros Pekanbaru. Di bidang kemitraan, Julita membuka jalan bagi mahasiswa dan alumni untuk menjalin koneksi dengan dunia industri. Beberapa kerja sama yang sudah dilakukan antara lain magang alumni dengan perusahaan besar seperti IKPP, proses rekrutmen alumni bersama Wings Group, hingga pendampingan peserta Kartu Prakerja melalui kolaborasi dengan YEC.
Meski kini menjadi bagian penting dari pengelola kampus, Julita tetap menyimpan kenangan hangat sebagai mahasiswa. “Kuliah di UNRI itu seru. Yang paling saya rindukan? Prestasi mahasiswa. Itu yang selalu bikin hati ini bangga,” ungkapnya.
Ia tak lupa menyampaikan pesan mendalam bagi generasi muda UNRI: “Berpikirlah apa yang bisa kamu berikan untuk dunia, bukan bertanya apa yang dunia berikan untukmu. Banggalah sebagai bagian dari UNRI, dan jangan pernah lelah mencintai Indonesia.” Julita mengakhiri. (mukmin. foto: ist)***