FPK Unri dan Pertamina Patra Niaga Gelar Talkshow Bulan K3 Nasional 2026, Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan

Unrinews. Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau (FPK Unri) bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga Project Sumatera menggelar Talkshow dan Sharing Session dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026, Kamis (13/2/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Membangun Budaya Generasi Peduli Lingkungan Melalui Reforestasi yang Berkelanjutan dan Melestarikan Keanekaragaman Hayati” dan diikuti lebih dari 150 mahasiswa di lingkungan Universitas Riau.

Kegiatan yang di berlangsung di aula gedung senangin FPK ini menjadi wadah kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam mendorong kesadaran serta aksi nyata pelestarian lingkungan, khususnya di kalangan generasi muda.

Ketua panitia pelaksana, Dr Benny Heltonika, SPi MSi dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi akademisi dalam mendukung semangat Bulan K3 Nasional melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.
“Momentum Bulan K3 Nasional ini tidak hanya berbicara tentang keselamatan dan kesehatan kerja semata, tetapi juga bagaimana kita membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. Mahasiswa sebagai generasi penerus memiliki peran strategis dalam menjaga ekosistem dan keanekaragaman hayati,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FPK Unri, Prof Dr Ir Rifardi MSc dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam menghadapi tantangan lingkungan global.
“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan ilmiah untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan. Kolaborasi dengan dunia industri seperti Pertamina Patra Niaga menjadi langkah konkret dalam mewujudkan hal tersebut,” kata Rifardi.

Senada dengan itu, General Manager Project R&P Dumai PT Pertamina Patra Niaga, Muhammad Rahmad, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme mahasiswa dalam mengikuti kegiatan tersebut. Ia juga menekankan pentingnya penerapan prinsip keberlanjutan dalam operasional perusahaan.
“Keberlanjutan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Melalui berbagai program reforestasi dan pelestarian lingkungan, kami berupaya memastikan bahwa aktivitas industri tetap berjalan selaras dengan upaya menjaga keanekaragaman hayati,” ungkapnya.

Pada sesi materi, Prof Dr Ir Mubarak MSi memaparkan secara komprehensif mengenai Biodiversity Action Plan (BAP) sebagai instrumen strategis dalam perlindungan dan pengelolaan keanekaragaman hayati.
“Biodiversity Action Plan adalah langkah sistematis untuk mengidentifikasi, melindungi, dan memulihkan keanekaragaman hayati. Tanpa perencanaan yang matang dan partisipasi berbagai pihak, upaya pelestarian tidak akan berjalan optimal,” jelas Mubarak.
Ia juga menambahkan bahwa reforestasi yang berkelanjutan harus berbasis data ilmiah serta mempertimbangkan kondisi ekologis setempat agar memberikan dampak jangka panjang.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias peserta. Berbagai pertanyaan seputar implementasi reforestasi, konservasi pesisir, hingga peran mahasiswa dalam mendukung program keberlanjutan menjadi sorotan diskusi.
Acara kemudian ditutup dengan kuis berhadiah, pembagian doorprize, serta sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta.

Melalui kegiatan ini, FPK Unri dan PT Pertamina Patra Niaga berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif, khususnya di kalangan mahasiswa, untuk terus berkontribusi dalam menjaga lingkungan dan melestarikan keanekaragaman hayati demi masa depan yang berkelanjutan. (Rilis)*