Fast Track Unri: Cetak Lulusan Magister Lebih Cepat dan Kompetitif

Unrinews. Universitas Riau (Unri) resmi meluncurkan Program Fast Track Tahun Akademik 2025/2026, sebuah jalur percepatan studi yang memungkinkan mahasiswa sarjana (S1) berprestasi untuk menyelesaikan pendidikan hingga jenjang magister (S2) hanya dalam waktu maksimal lima tahun.

Program ini diatur melalui Peraturan Rektor Unri No. 8 Tahun 2025 dan ditujukan bagi mahasiswa unggul yang ingin menempuh studi lebih efisien dari segi waktu dan biaya, sekaligus memperkuat kompetensi akademik, penelitian, dan publikasi ilmiah.

Ketua Program Fast Track Unri, Prof Dr Roza Linda SSi MSi, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mencetak lulusan magister yang unggul, inovatif, dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.

“Program Fast Track dapat memberikan pengalaman penelitian lebih awal, peluang publikasi ilmiah, dan peningkatan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global, serta lebih hemat dalam pembiayaan,” ujarnya.

Mahasiswa yang mengikuti program ini akan mendapat keuntungan berupa penyelesaian kuliah S1–S2 hanya dalam 5 tahun, beban biaya lebih ringan, serta akses penelitian sejak semester akhir sarjana.

Lebih lanjut, Roza menyebutkan bahya untuk bisa mengikuti Program Fast Track, mahasiswa harus memenuhi sejumlah kriteria, antara lain:

Mahasiswa aktif S1 di prodi terakreditasi Unggul, telah menyelesaikan minimal 120 SKS dengan IPK ≥ 3,50 hingga semester VI, tidak memiliki nilai D atau E, memiliki sertifikat TOEFL ≥ 500, serta mendapat rekomendasi dari Penasehat Akademik, Kaprodi, dan calon pembimbing tesis.

Seleksi dilakukan melalui tahap administrasi dan wawancara di tingkat prodi, jurusan, dan fakultas. Penetapan mahasiswa diterima dilakukan melalui SK Dekan dan SK Rektor.

Berdasarkan SK Rektor No. 2567/UN19/HK.02/2025 dan No. 2647/UN19/HK.02/2025, tahun ini Program Fast Track diikuti oleh 11 mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Biologi FKIP lanjut ke S2 Pendidikan Biologi, dan 2 mahasiswa Prodi S1 Fisika FMIPA lanjut ke S2 Fisika. Serta 1 mahasiswa Prodi S1 Sosiologi FISIP yang lanjut ke S2 Sosiologi.

Selain itu, Unri juga memberikan beasiswa bebas UKT semester 3–4 S2 untuk mahasiswa terpilih, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan akademik dan penelitian mahasiswa.

Roza menambahkan bahwa keberhasilan mahasiswa dalam program ini akan sangat ditentukan oleh kedisiplinan, motivasi, serta kerja keras masing-masing individu.

“Kami percaya mahasiswa Fast Track mampu menjalani tantangan ini dengan baik. Dengan dukungan penuh dari fakultas dan universitas, kami berharap program ini dapat menghasilkan lulusan unggul yang siap bersaing, baik di tingkat nasional maupun global,” tutupnya. *