Unrinews. Kiprah peneliti gambut Universitas Riau (Unri) kembali mencuri perhatian nasional. Tim Pusat Unggulan Iptek (PUI) Gambut dan Kebencanaan atau Center for Peatland and Disaster Studies (CPDS) Unri diundang ke istana negara oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Tim PUI CPDS Unri menjadi bagian dari 22 pakar gambut nasional yang dimintai masukan untuk penanganan kebakaran lahan gambut dan terobosan pengelolaan lanskap gambut berbasis sains dan teknologi (24/09/2026).
Pasca pertemuan dengan Presiden Prabowo Subinato, Tim PUI CPDS Unri yakni Dr Sigit Sutikno; Asc Prof Dr Haris Gunawan MSc dan Dr Arifudin bertemu langsung dengan Rektor Unri, Prof Dr Sri Indarti SE MSi bersama Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi, Dr Ir Sofyan Husein Siregar MPhil di kampus Bina Widya Unri (6/10/2026). Tim CPDS menyampaikan perkembangan terkini pascapertemuan dengan Presiden.
Rektor Prof Sri Indarti menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi. Kepercayaan Presiden menjadi bukti bahwa pemikiran akademisi Unri diperhitungkan dalam menjawab persoalan bangsa.
“Kami sangat bangga. Akademisi Unri mendapat apresiasi dari Presiden karena kontribusi pemikirannya dalam mengatasi permasalahan bangsa. Ini kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika,” ujar Prof Sri Indarti.
Rektor juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung CPDS agar semakin terekognisi, semakin berdampak, dan semakin mendunia. Dukungan itu mencakup penyediaan sarana dan prasarana serta pelaksanaan program unggulan yang telah dirancang CPDS, di antaranya Sekolah Restorasi Gambut (SRG), Echo Learning Stay (ELS), dan Summer School on Tropical Peatlands.
Senada dengan Rektor, Dr Sofyan Husein Siregar juga menyatakan optimismenya. Ia meyakini program-program CPDS akan membuat Unri semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Ke depan, CPDS akan terus kami dukung dengan penganggaran rutin dari universitas. Kontribusinya nyata membuat Unri semakin terbilang di kancah nasional dan internasional,” kata Sofyan.
Ketua CPDS Unri, Dr Sigit Sutikno, menyambut baik dukungan tersebut. “Dukungan Rektor dan Wakil Rektor menjadi energi bagi kami untuk terus menghadirkan solusi berbasis sainstek bagi pengelolaan gambut dan mitigasi bencana, dari Riau untuk Indonesia dan dunia,” ujarnya.
Lebih lanjut Dr Sigit menyampaikan bahwa dukungan dari pimpinan Unri juga mengalir untuk rencana pelaksanaan International Conference on Peatland Research and Innovation (ICOPRI)-2026 yang akan dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2026 mendatang. Pada ajang tersebut, program-program unggulan CPDS direncanakan diluncurkan bersama Menteri Lingkungan Hidup.
“Dengan dukungan penuh pimpinan universitas, CPDS Unri kian mantap melangkah sebagai pusat rujukan gambut dan kebencanaan baik nasional maupun internasional. Dari lahan gambut Riau, kontribusinya kini didengar hingga ke Istana”ucap Dr Sigit. *(rls, ed:Masrizal, foto:Ist)






