Rektor UR: Kita Semua Wajib Bela Negara

unri.ac.id “Ancaman tidak hanya dari sisi militer, tetapi ancaman juga dari sisi ekonomi, budaya, dan pendidikan. Ancaman sifatnya laten yang tidak terlihat, maka salah satu cara mengantisipasi ancaman ini adalah dengan membekali generasi muda melalui dunia pendidikan,” demikian sambutan yang disampaikan Rektor Universitas Riau (UR) Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA pada acara Seminar Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Negara di Daerah di lingkungan Pendidikan, Kamis (9/3) di Aula Serbaguna Gedung Rektorat UR.

IMG_4384_ok

Sumber : HUMAS Unversitas Riau

“Bicara mengenai bela negara, tentu bukan hanya tugas dari pihak tertentu saja. Ini merupakan tugas dari kita sebagai warga negara Indonesia. Indonesia kaya budaya, suku bangsa dan kaya hasil alam, ini semua wajib kita jaga dan kita pertahankan. Dengan seminar ini, semoga dapat meningkatkan semangat bela negara dalam rangka mewujudkan pertahanan negara yang tangguh, sehingga akan memperkuat keutuhan dan pembangunan Indonesia,” harap Aras.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kolonel Pasukan Kementerian Pertahanan dan Keamanan Provinsi Riau, Eka Bagus Laksamana. Dalam sambutannya Eka menyebutkan bahwa bela negara tidak bisa tumbuh dengan sendirinya, tapi perlu ditanamkan pada diri seseorang. “Bela negara tidak bisa tumbuh dengan sendirinya, tapi perlu ditanamkan. Caranya bagaimana? Yaitu dengan memulai pada diri sendiri, karena kalau tidak kita siapa lagi yg akan membela negara ini,” jelasnya.

Seminar pertahanan negara ini menghadirkan tiga narasumber, diantaranya Kasrem 031 Wirabima Kolonel Czi I Nyoman Parwata SE MSi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Agus Pramono, dan Dosen Universitas Riau Dr M Syafei MHum.

IMG_4461_ok

Sumber : HUMAS Unversitas Riau

 I Nyoman dalam materinya, menyebutkan jika warga negara sudah tidak mau lagi memperjuangkan negara, maka suatu saat akan ada ancaman dari luar yang akan mengganggu stabilitas nasional. “Alasan kenapa setiap warga negara wajib membela negara karena kekuatan bersama dapat mengalahkan kekuatan sebesar apapun. Negara membutuhkan dukungan kuat dari semua komponen para warga negaranya. Masyarakat suatu negara yang memiliki sikap bela negara yang tinggi akan menjadikan negara kita menjadi negara besar dan akan meningkatkan martabat negara itu di mata dunia,” ungkap Nyoman. (mukmin) ***

Skip to content