Unrinews. Universitas Riau (Unri) melakukan kunjungan ke PT Wilmar di kawasan Pelintung, Dumai, Rabu (2/9/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah awal untuk menginisiasi kerja sama antara Unri dan PT Wilmar dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memperkuat keterhubungan antara dunia akademik dan dunia industri.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah peluang kerja sama dibahas, mulai dari pengembangan program magang bagi mahasiswa, kolaborasi penelitian, hingga pemanfaatan laboratorium untuk mendukung kegiatan pendidikan dan riset. Selain itu, turut dibahas rencana pengaktifan kembali Kampus Purnama Dumai sebagai salah satu bagian dari penguatan kehadiran dan kontribusi Unri di wilayah Dumai dan sekitarnya.
Kunjungan Unri ke PT Wilmar Pelintung Dumai dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi Unri Dr Ir Sofyan Husein Siregar MPhil bersama Dekan Fakultas Teknik Unri Prof Dr Ahmad Fadli ST MT.
Sementara dari PT Wilmar Pelintung Dumai hadir Muvy Nurwidi, selaku Deputy General Manager, dan Hendra Syahputra, Human Resources and General Affairs Head.
Pembahasan kerja sama diarahkan pada upaya membangun hubungan yang saling memberikan manfaat. Bagi Unri, keterlibatan industri menjadi peluang untuk memperkuat pengalaman praktis mahasiswa, membuka ruang penelitian yang relevan dengan kebutuhan industri, serta meningkatkan keterkaitan antara pembelajaran di perguruan tinggi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah peluang pelaksanaan program magang mahasiswa di PT Wilmar. Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai proses kerja di industri, sekaligus mengembangkan kompetensi profesional yang sesuai dengan bidang keilmuannya.
Selain magang, peluang kolaborasi penelitian juga menjadi bagian penting dalam pembahasan. Sinergi antara peneliti Unri dan PT Wilmar diharapkan dapat menghasilkan penelitian yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga memberikan solusi terhadap berbagai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi industri.
Pemanfaatan laboratorium juga menjadi salah satu ruang kolaborasi yang potensial. Kerja sama tersebut dapat membuka kesempatan bagi pengembangan kegiatan riset, pengujian, maupun pengembangan inovasi yang melibatkan sumber daya dan kompetensi dari kedua pihak.
Dalam pertemuan itu, rencana pengaktifan kembali Kampus Purnama Dumai turut mendapat perhatian. Keberadaan kampus tersebut diharapkan dapat kembali memberikan ruang bagi pengembangan kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta memperluas kontribusi Unri bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi Unri Dr Ir Sofyan Husein Siregar MPhil menyampaikan bahwa inisiasi kerja sama dengan PT Wilmar merupakan langkah strategis dalam memperkuat hubungan perguruan tinggi dengan dunia industri.
“Sinergi ini diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat berkembang menjadi berbagai program konkret yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan kompetensi mahasiswa, serta penguatan riset dan inovasi,” jelas Sofyan.
Sementara itu, kehadiran Fakultas Teknik Unri dalam kunjungan tersebut turut membuka peluang pengembangan kerja sama yang lebih spesifik sesuai kebutuhan industri. Kompetensi akademik dan sumber daya yang dimiliki Fakultas Teknik dapat menjadi bagian dari kolaborasi dalam bidang teknologi, rekayasa, penelitian, maupun pengembangan sumber daya manusia. (mukmin. foto: istimewa)*







