Unrinews – Universitas Riau (Unri) secara resmi menyerahkan sebanyak 428 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Tahun 2026 kepada Pemerintah Kabupaten Kampar, Senin (22/6/2026) di Halaman Kantor Bupati Kampar.
Prosesi serah terima mahasiswa Kukerta dilaksanakan dalam rangkaian Peresmian Pelaksanaan Program Kukerta Berdampak Unri Tahun 2026. Penyerahan mahasiswa dilakukan oleh Unri kepada Pemerintah Kabupaten Kampar yang diwakili oleh Wakil Bupati Kampar Dr Hj Misharti SAg MSi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kampar, Tengku Said Hidayat, SSTP MIP, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kampar Febrinaldi SSTP MSi, pimpinan Unri, dosen pembimbing lapangan, serta mahasiswa peserta Kukerta Kabupaten Kampar.
Rektor Unri Prof Dr Sri Indarti SE MSi yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof Dr Hermandra MA menyampaikan bahwa Kukerta Berdampak merupakan salah satu implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu hadir sebagai agen perubahan yang memberikan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun desa serta menghadirkan dampak yang nyata dan berkelanjutan,” harap Hermandra.
Pada pelaksanaan Kukerta Berdampak Tahun 2026, Unri mengusung tema “Kukerta Berdampak: Unri Membangun Kampung” dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat, implementasi hasil penelitian dan inovasi, serta penguatan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat.
Kabupaten Kampar menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Kukerta Berdampak Unri Tahun 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 428 mahasiswa yang akan ditempatkan di 40 desa. Kehadiran para mahasiswa diharapkan dapat mendukung berbagai program pembangunan daerah sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat setempat, guna mendorong pembangunan masyarakat yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. (mukmin. foto: istimewa)*







