Rakor 2026, Kuatkan Peran Insan Humas dan Protokoler Dalam Menjaga Kredibilitas Serta Reputasi Institusi

Unrinews. Universitas Riau (Unri) berperan aktif dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Humas dan Protokol Tahun 2026 yang ditaja oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) pada tanggal 2 – 4 Juni 2026 di Kampus Universitas Indonesia, Depok.

Adapaun delegasi Unri yang hadir pada kegiatan tersebut adalah Staf Ahli Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi (bidang Kehumasan) Clara Yolandika SP MSi dan Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Informasi dan Humas Shaffia Mia Friana SKom.

Rakor tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan koordinasi dan sinergi antara Kemdiktisaintek dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Akademik dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), khususnya di bidang kehumasan dan keprotokolan.

Sambutan tuan rumah Ahmad Gamal SArs MUP PhD selaku Pelaksana Harian (Plh) Rektor Universitas Indonesia pada kesempatan itu menyampaikan bahwa Humas dan Protokol adalah wajah dan tata krama perguruan tinggi. Humas menjaga kredibilitas institusi melalui komunikasi yang jelas, faktual, dan terukur. Sedangkan Protokol memastikan setiap kegiatan berjalan tertib, beretika, dan mencerminkan martabat kampus.

“Humas dan Protokol berperan penting agar reputasi institusi terjaga di hadapan mahasiswa, mitra, pemerintah, dan Masyarakat”ucapnya

Lebih lanjut Ahmad Gamal menjelaskan bahwa kerja humas dan protokol harus tepat sasaran. Pesan disampaikan sesuai audiens, program dievaluasi dengan indikator yang jelas, dan setiap layanan protokol dilaksanakan profesional. Dengan begitu, institusi tidak hanya dikenal, tetapi juga dipercaya sebagai pusat ilmu dan kolaborasi yang berdampak.

Kegiatan Rakor dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Prof Dr Fauzan MPd pada Rabu (03/06). Selanjutnya Ketua Pelaksana Prof Badri Munir Sukoco SE MBA PhD yang juga selaku Plt. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek melaporkan bahwa Rakor Humas dan Protokol dihadiri sekira 350 peserta yang berasal dari 76 PTN, 49 Politeknik, dan 17 LLDikti.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari pimpinan Kemdiktisaintek, pakar komunikasi krisis dan keprotokolan, serta praktisi humas dari berbagai perguruan tinggi terkemuka. Hal itu merupakan wujud komitmen Kemdiktisaintek untuk terus meningkatkan kualitas humas dan keprotokolan melalui koordinasi, penyusunan pedoman, peningkatan kapasitas SDM, serta optimalisasi teknologi dan kanal komunikasi digital.(Masrizal, foto:Diktisaintek)