Unrinews. Universitas Riau (Unri) menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola perencanaan dan penganggaran berbasis kinerja. Kegiatan ini dilaksanakan di Dumai, (6-8/2/2026)
Musrenbang Unri Tahun 2026 mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Digital Mendukung Pencapaian Sasaran Strategis Menuju Kampus Berdampak.” Tema ini menunjukkan komitmen Unri dalam mendorong transformasi digital guna meningkatkan efektivitas perencanaan, akuntabilitas kinerja, serta kualitas layanan institusi.
Kegiatan ini diikuti oleh unsur pimpinan universitas, mulai dari Rektor dan Wakil Rektor, Senat Universitas, Satuan Pengawas Internal, para Dekan dan Direktur Pascasarjana, pimpinan lembaga, unit pelaksana akademik (UPA), badan pengelola usaha, rumah sakit pendidikan, hingga perwakilan mahasiswa.
Rektor Unri Prof Dr Sri Indarti SE MSi dalam paparannya menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk mengevaluasi capaian kinerja tahun berjalan sekaligus menyusun arah kebijakan dan program kerja tahun mendatang.
“Melalui Musrenbang ini, seluruh unit kerja diharapkan dapat menyampaikan capaian kinerja Tahun 2025, serta merumuskan program dan target kinerja yang terukur untuk Tahun 2026 dan 2027,” ujar Rektor.
Rektor juga memaparkan bahwa secara umum kinerja Unri Tahun 2025 menunjukkan hasil yang positif, baik dari sisi capaian Indikator Kinerja Utama (IKU), pelaksanaan kontrak kinerja dengan kementerian, maupun kinerja fakultas dan lembaga. Dari aspek pengelolaan keuangan, realisasi anggaran Unri hingga 31 Desember 2025, yang mencerminkan efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan anggaran.
“Kinerja keuangan Badan Layanan Umum (BLU) Unri juga menunjukkan kondisi yang sehat, ditandai dengan capaian pendapatan dan surplus operasional yang mendukung keberlanjutan layanan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, pada Tahun 2026 Unri akan terus mendorong modernisasi pengelolaan BLU dan peningkatan efisiensi layanan berbasis digital,” jelas Rektor.
Dalam pelaksanaannya, setiap unit kerja diwajibkan menyiapkan paparan yang memuat capaian IKU Tahun 2025, target dan program kerja Tahun 2026, rencana kinerja Tahun 2027, serta pemetaan permasalahan dan usulan solusi yang dihadapi di lingkungan unit masing-masing.
Ketua Panitia Musrenbang, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi Dr Ir Sofyan Siregar MPhil ini menyebutkan bahwa Musrenbang ini sebagai wadah konsolidasi dan sinkronisasi perencanaan antarunit kerja.
Dengan demikian, arah pembangunan Unri diharapkan dapat berjalan selaras dengan kebijakan nasional serta visi universitas sebagai perguruan tinggi unggul dan berdaya saing, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Melalui Musrenbang Unri ini, diharapkan terwujud perencanaan pembangunan yang partisipatif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu tridarma perguruan tinggi serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” harap Sofyan.
Selain agenda utama Musrenbang, pada saat yang sama juga dilaksanakan Launching of Unri Brand Identity. Peluncuran identitas baru ini diharapkan menjadi fondasi penguatan ciri khas Unri, sejalan dengan percepatan transformasi digital yang tengah dilakukan.
Pada akhir kegiatan Musrenbang, juga dilakukan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 antara Rektor Unri dengan para pimpinan Fakultas, Unit, Lembaga, UPT, dan Badan di lingkungan universitas. Penandatanganan ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola yang akuntabel, transparan, serta berorientasi pada pencapaian target kinerja yang terukur. (mukmin. foto: nico)*















