Unrinews. Badan Koordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Riau–Kepulauan Riau menggelar diskusi bersama Universitas Riau (Unri) pada Rabu, 21 Januari 2026. Kegiatan ini dilangsungkan di Ruang Kunto Darussalam, Lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Riau.
Kedatangan rombongan BADKO HMI Riau–Kepri disambut oleh pimpinan Universitas Riau yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr Mexsasai Indra SH MH. Dalam sambutannya, dosen Fakultas Hukum ini menyampaikan apresiasi atas inisiatif BADKO HMI Riau–Kepri yang telah membuka ruang diskusi dengan Universitas Riau. Ia menegaskan bahwa kampus memiliki komitmen untuk terus mendukung kegiatan akademik dan gerakan mahasiswa yang berorientasi pada kepentingan publik.
“Universitas Riau menyambut baik diskusi ini. Isu lingkungan merupakan persoalan serius yang membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk perguruan tinggi dan mahasiswa. Kami terbuka terhadap gagasan, masukan, serta kritik yang konstruktif,” ujar Dr Mexsasai.
Sementara itu, Ketua Umum BADKO HMI Riau–Kepulauan Riau, Wirianto Azwir, menilai diskusi tersebut sebagai momentum penting untuk memperkuat peran mahasiswa dalam mengawal isu lingkungan yang semakin kompleks, khususnya di wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Ia menyoroti berbagai persoalan seperti kebakaran hutan dan lahan, kerusakan ekosistem, banjir, serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.
“Mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk bersuara dan menawarkan solusi. Melalui diskusi ini, kami berharap terbangun sinergi antara HMI dan Universitas Riau dalam mendorong kebijakan serta langkah konkret terkait pelestarian lingkungan dan penanganan persoalan masyarakat,” ujar Wirianto Azwir.
Lebih lanjut, Wirianto Azwir menegaskan bahwa Universitas Riau memiliki posisi strategis sebagai pusat keilmuan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat dalam menjawab dinamika pembangunan daerah. Ia mengapresiasi kebijakan Universitas Riau yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung langkah-langkah konkret penanggulangan banjir serta pembangunan berbasis kajian akademik.
“Kampus harus hadir sebagai bagian dari solusi. Universitas Riau telah menunjukkan peran tersebut dengan tidak hanya mencetak sumber daya manusia unggul, tetapi juga terlibat langsung dalam menjawab kebutuhan dan persoalan publik,” tambahnya.
Atas dasar itu, BADKO HMI Riau–Kepri menyatakan komitmennya untuk terus menjalin audiensi dan dialog konstruktif dengan pimpinan Universitas Riau sebagai ruang silaturahmi, pertukaran gagasan, sekaligus penyampaian apresiasi atas komitmen kampus dalam mengedepankan kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah berkelanjutan, tutup Wirianto Azwir. (Rabit/foto:Rabit)*




