Unrinews. Universitas Riau (Unri) terus memperkuat pengelolaan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui kegiatan Sosialisasi Penilaian Evaluasi Kinerja pada aplikasi elektronic Sasaran Kinerja Pegawai (e-SKP), yang digelar di Ruang Indragiri Lantai 4 Gedung Rektorat Unri, Jumat (9/1/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan unit kerja di lingkungan Universitas Riau, mulai dari fakultas, Biro, lembaga, Unit Penunjang Akademik (UPA), klinik, kepala bagian dan ketua tim hingga ketua kelompok kerja.
Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Unri, Yuana Nurulitas SSi MSi PhD dalam sambutannya menegaskan bahwa perubahan dalam sistem pengelolaan kinerja ASN merupakan sebuah keniscayaan yang tidak dapat dihindari.
“Perubahan adalah keniscayaan, kita tidak boleh statis. Apalagi kita seorang ASN yang berpatokan pada organisasi dan kekinian sesuai dengan perubahan zaman,” ujarnya.
Wanita yang kerap disapa Nana ini menekankan bahwa ASN dituntut untuk memiliki orientasi target yang jelas demi mendukung keberhasilan institusi tempatnya bekerja. Menurutnya, capaian besar sebuah institusi hanya dapat terwujud apabila setiap individu ASN mampu merencanakan dan menuntaskan target-target kinerja secara bertahap.
“Seorang ASN harus memiliki target untuk keberhasilan institusi tempat ia bekerja. Target besar bisa tercapai ketika target-target kecil terlebih dahulu dapat diwujudkan,” tuturnya.
Melalui sosialisasi aplikasi e-SKP ini, diharapkan seluruh ASN Universitas Riau memiliki pemahaman yang sama terkait mekanisme perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kinerja yang terukur, transparan, dan akuntabel serta pengimplemtasikan e-SKP ini menjadi langkah strategis Unri dalam memastikan pengelolaan kinerja ASN selaras dengan tuntutan regulasi serta dinamika organisasi di era digital, tutur Yuana Nurulita PhD.
Sementara itu, Evi Nadifha, SSi selaku Biro Keuangan dan Umum Unri dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa pengelolaan kinerja ASN saat ini tidak lagi bersifat administratif semata, melainkan harus berorientasi pada hasil dan capaian kinerja organisasi. Melalui aplikasi e-SKP, setiap ASN diharapkan mampu menyusun target kinerja yang selaras dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) Unri.
“e-SKP menjadi instrumen penting untuk memastikan keterkaitan antara kinerja individu ASN dengan kinerja organisasi. Dengan perencanaan dan evaluasi yang baik, kinerja ASN dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target universitas,” jelasnya.
Berdasarkan data yang disampaikan dalam sosialisasi, capaian IKU Rektor Unri, Prof Dr Sri Indarti SE MSi Tahun 2025 menunjukkan hasil yang sangat positif, dengan nilai rata-rata 209,52 persen yang masuk dalam kategori di atas ekspektasi. Selain itu, Indeks Reformasi Birokrasi Kementerian juga mencatat nilai 83,79 dengan kategori Baik, yang mencerminkan peningkatan kualitas tata kelola organisasi.
Evi Nadifha menambahkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur di Universitas Riau, termasuk kontribusi ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai target yang telah ditetapkan.
“Capaian kinerja organisasi tidak terlepas dari kinerja individu ASN. Oleh karena itu, penting bagi setiap pegawai untuk memahami mekanisme penyusunan, pelaksanaan, dan evaluasi SKP agar target organisasi dapat tercapai secara berkelanjutan,” ujarnya.
Semoga kegiatan sosialisasi ini, Unri berharap seluruh ASN memiliki pemahaman yang sama terkait pengelolaan kinerja berbasis e-SKP serta mampu mengimplementasikannya secara optimal dalam mendukung visi, misi, dan program strategis universitas.
(Rabit/foto: Izza)*









