Unrinews. Dalam rangka persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) berdampak tahun 2026, Universitas Riau (Unri) melakukan audiensi ke Kabupaten Pelalawan pada Jumat (21/11/2025) dan Rokan Hulu (Rohul) pada Selasa (25/11/2025).
Unri berharap audiensi ini menjadi langkah nyata memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghadirkan kontribusi ilmiah, sosial, dan pembangunan melalui pelaksanaan Kukerta Berdampak.
Rektor Unri Prof Dr Sri Indarti SE MSi melalui Wakil Rektor Bidang Akademik Dr Mexsasai Indra SH MH pada kesempatan itu menjelaskan bahwa tujuan kegiatan tersebut adalah untuk membahas pelaksanaan Kukerta Unri tahun 2026 yang diarahkan menggunakan model Berdampak.
“pelaksanaan Kukerta tidak hanya sebagai kegiatan akademik tahunan, tetapi diharapkan dapat menjadi bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pembangunan daerah”ucap Dr Mexasai Indra.
Lebih lanjut Dr Mexasai Indra menjelaskan bahwa pada tahun 2026, ada 6.996 mahasiswa yang akan melaksanakan kukerta dengan skema baru yang menekankan pada kegiatan yang terukur, relevan, dan sesuai kebutuhan daerah. Mahasiswa tidak hanya hadir di lapangan, tetapi membawa solusi berbasis riset, data, dan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Prof Dr Mubarak MSi menambahkan bahwa pelaksanaan Kukerta akan diarahkan pada program tematik seperti penguatan UMKM, lingkungan, digitalisasi desa, ketahanan pangan, pendidikan, dan kesehatan masyarakat. “Pelaksanaan Kukerta akan kami monitor agar hasilnya benar-benar memberikan perubahan, bukan hanya kegiatan tanpa kelanjutan,” jelasnya.
Ketua Pokja Kukerta Unri Sukamarriko Andrikasmi SH MH yang turut serta pada audiensi tersebut menegaskan bahwa Unri siap melaksanakan Kukerta Berdampak tahun 2026.
Pemerintah Kabupaten Pelalawan (Bupati, red) yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Tengku Zulfan SSos MSi menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan komitmen siap mendukung pelaksanaan Kukerta Unri di wilayah Kabupaten Pelalawan.
Setali Tiga Uang, pernyataan Bupati Rohul melalui Asisten II Bagian Perekonomian Dan Pembangunan Drs H Ibnu Ulya MSi yang menyatakan bahwa Kabupaten Rohul mendukung rencana pelaksanaan program Kukerta Berdampak dan siap berkolaborasi dengan Unri.
Kukerta Berdampak Unri Tahun 2026 juga dirancang untuk mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Kemendiktisaintek melalui penerapan program Sustainable Development Goals (SDGs), dengan fokus utama pada aspek Tanpa Kemiskinan, Pendidikan Berkualitas, dan Kemitraan.
Sebagai bagian dari inisiatif nasional “Kampus Berdampak”, Kukerta Berdampak bertujuan untuk menjadikan mahasiswa sebagai agen perubahan sosial yang mampu memberikan solusi nyata dan menciptakan dampak berkelanjutan dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat.(rls, ed:Masrizal)


