Unrinews. Universitas Riau melalui Pusat Pengembangan Pendidikan Lembaga Penjamin Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) menggelar Workshop Integrasi Pengetahuan tentang Upaya Pencegahan Perundungan, Intoleransi, dan Kekerasan Seksual dalam Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK), bertempat di Teater Pakning, Gedung Integrated Classroom UNRI (26/08/2025).
Kegiatan dibuka dengan sambutan Ketua LPMPP UNRI, Dr Belli Nasution SIP MA
yang menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif di lingkungan akademik agar tercipta suasana belajar yang aman, nyaman, dan berintegritas.
Serta sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi oleh Rektor UNRI Prof Dr Sri Indarti SE MSi yang dalam hal ini diwakilkan oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi, Dr Ir Sofyan Husein Siregar M Phil yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa upaya integrasi isu-isu perundungan, intoleransi, dan kekerasan seksual ke dalam MKWK merupakan langkah strategis dalam memperkuat karakter mahasiswa sekaligus mendukung terciptanya kampus yang ramah dan bebas kekerasan.
Workshop menghadirkan dua narasumber utama yaitu Dr Separen MH Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) UNRI, yang menyampaikan materi mengenai pencegahan perundungan, intoleransi, dan kekerasan seksual. Sementara itu, Prof Dr Ismi Dwi Astuti Nurhaeni MSi Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKPS) Universitas Negeri Solo, memaparkan strategi integrasi isu-isu kekerasan dalam MKWK serta metode pembelajaran efektif dalam pencegahan dan penanganan kekerasan.
Melalui kegiatan ini, UNRI menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan akademik yang inklusif, aman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. (Nico, Foto:Izza)