Unri Jalin Kerja Sama dengan Daikin untuk Pengembangan Arsitektur Berkelanjutan

Unrinews. Universitas Riau (Unri) melalui Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik pada Selasa (24/6) melakukan penandatangan Kerja Sama dengan perusahaan Internasional Daikin yang bertujuan untuk pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang green architecture dan rekayasa thermal bangunan. Penandatanganan implementasi kerja sama ini dilaksanakan di Gedung Dekanat Fakultas Teknik Lantai III, Kampus Bina Widya Panam.

Penandatangan dilaksanakan oleh Branch Manager Daikin, Triyantomi Sampurno dan Dr Ir Muhammad Rijal ST MT selaku Ketua Jurusan Arsitektur yang juga disaksikan oleh Dekan Fakultas Teknik Prof Dr Ahmad Fadli ST MT juga Sekretaris Jurusan Muhd Arief Al Husaini ST MT.

Dalam sambutannya, Prof Ahmad Fadli menyampaikan apresiasinya atas terselenggarakannya kegiatan ini. ” sebagai pimpinan Fakultas, kami sangat mengapresiasi atas kolaborasi strategis ini. Tentunya akan banya, memberikan dampak besar untuk perkembangan kompetensi mahasiswa kita, khususnya Jurusan Arsitektur, “imbuhnya

Selain pelaksanaan penandatangan, kesempatan ini juga dilaksanakan Workshop yang bertemakan Art in The Air. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Daikin, Karsten Josua Siagian dan Tommy Wiranata, memaparkan materi bertajuk “Art in The Air”, yang mencakup profil perusahaan serta program Magang Berdampak. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam penerapan teknologi air control di bangunan, sekaligus mendukung pengembangan arsitektur berkelanjutan.

Sementara itu, Dr Muhammad Rijal menyampaikan apresiasinya terhadap terlaksananya kerja sama dan workshop ini, karena menurutnya Salah satu tujuan utama kerja sama ini adalah pelaksanaan Magang Berdampak selama satu semester bagi mahasiswa Arsitektur Unri di workshop industri Daikin. Selama magang, mahasiswa akan terlibat dalam perancangan green architecture serta mempelajari sistem thermal bangunan yang efisien, ungkapnya

Semoga kolaborasi antara Unri dan Daikin diharapkan dapat memperkuat link and match antara dunia akademik dan industri, sekaligus mendorong inovasi di bidang arsitektur hijau dan efisiensi energi. (Rabit foto:ist)*