Unrinews. Universitas Riau (Unri) resmi meluncurkan program Student Mobility Awards 2025 pada Selasa (29/4) yang dilaksanakan di Gedung Integreted Classroom ruang Teater Kampar. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memperluas kesempatan mahasiswa untuk meraih pengalaman akademik dan karir di tingkat global. Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unri Dr Mexsasai Indra SH MH serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof Dr Hermandra MA, juga dihadiri Dr Belli Nasution SIP MA selaku Ketua Lembaga Penjaminan dan Pengembangan Mutu Pendidikan (LPPMP).
Koordinator Pusat Urusan Internasional Unri, Ns Yufitriana Amir MSc PhD saat menyampaikan sambutan, ia menyebut bahwa jumlah mahasiswa yang berpartisipasi dalam program pertukaran pelajar terus meningkat setiap tahunnya. “Pada tahun 2024, mahasiswa Unri telah menjalani student exchange di berbagai negara, diantaranya Inggris, Rusia, Republik Ceko, Jepang, Malaysia, Korea Selatan, dan Taiwan,” ujar Dosen Fakultas Keperawatan ini.
Untuk tahun ini (2025 red), Student Mobility Awards 2025 bertujuan membuka jalan lebih lebar bagi mahasiswa untuk meraih masa depan internasional yang cerah. Salah satu pencapaian terkini adalah pengiriman tiga mahasiswa Unri untuk mengikuti magang di organisasi internasional Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT-GT) di Malaysia, tentunya ini membuka peluang mahasiswa untuk memperluas jaringan karir global, pungkasnya.
Acara peluncuran juga menghadirkan pembicara dari Kementerian Hukum dan Hak Azazi Manusia (HAM), dr Maylisa Asril, yang memberikan pemahaman tentang perilaku berisiko yang dapat mengganggu kelancaran studi di luar negeri. Materi mencakup bahaya penyimpangan seperti seks bebas, narkoba, kecanduan game online, pornografi, serta isu Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT), disertai dengan ancaman kesehatan dan hukum yang menyertainya.
Dengan diselenggarakannya program ini, menandakan Unri menunjukkan komitmennya dalam membentuk lulusan yang berdaya saing global, sekaligus mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan akademik dan sosial di kancah internasional. (Rabit foto: Budi)***