Tuesday, Jun 18, 2019
HomeBeritaJiwa Gotong Royong Senantiasa Relavan di Berbagai Perubahan Zaman

Jiwa Gotong Royong Senantiasa Relavan di Berbagai Perubahan Zaman

unri.ac.id. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-111 tahun 2019 relevan dimaknai dengan teks Sumpah Palapa dimana sang Mahapatih Gajah Mada tak akan menghentikan mati raga atau puasanya sebelum mempersatukan nusantara. Demikian yang disampaikan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Riau (Unri) Prof Dr Syaiful Bahri MSi menyampaikan sambutan Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia (Menkominfo-RI) pada upacara bendera Harkitnas tahun 2019 di lingkungan Unri di Kampus Bina Widya Unri.

“Dalam situasi pasca pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat, kita perlu mengapresiasi pilihan yang berbeda-beda dalam Pemilu (Pemilihan Umum-red). Namun semua pilihan kita niatkan untuk keabikan bangsa. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Anggota Legislatif berlangsung dengan lancar. Kelancaran ini tidak terlepas juga dari pengorbanan saudara-saudara kita yang menjadi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dimana perjuangan menjaga kelancaran dan kejujuran proses Pemilu serta dalam waktu dekat ini akan di umumkan oleh lembaga yang di tunjuk Undang-undang,” ujar Syaiful.

Tambahnya, Indonesia merupakan bangsa besar yang mampu menghidupkan semangat persatuan dalam bergotong royong. Jiwa gotong royong bukanlah semangat yang sudah renta, sampai kapan pun semangat ini akan senantiasa relavan bahkan semakin mendesak sebagai tuntutan yang sarat dengan berbagai perubahan.

“Dengan semua harapan tersebut, peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini disematkan dengan tema  “Bangkit Untuk Bersatu,” kebangkitan untuk persatuan Bangsa Indonesia. Bertumpu pada kekuatan jumlah Sumber Daya Manusia dan populasi pasar, Indonesia diproyeksikan akan segera menjemput harkat martabat baru dalam perekonomian dunia. Ekonomi Indonesia akan tumbuh menjadi sepuluh  besar bahkan lima besar dunia, dalam waktu 10 sampai 30 tahun mendatang dengan kunci menjaga iklim kerja yang tenang,” tutupnya. (wendi. foto: rizki) ***

Sumber: HUMAS Universitas Riau

Sumber: HUMAS Universitas Riau

Sumber: HUMAS Universitas Riau

Sumber: HUMAS Universitas Riau

Sumber: HUMAS Universitas Riau

Sumber: HUMAS Universitas Riau

FOLLOW US ON:
TRIPUTRA AGRO PERSAD
Melalui LPPM, Unri B

wannovrinur@staff.unri.ac.id

Rate This Article: