Thursday, Apr 19, 2018
HomeBeritaUR Perkuat Realisasi Target Sasaran Staregis Tahun 2018

UR Perkuat Realisasi Target Sasaran Staregis Tahun 2018

20171209093545_IMG_9666

unri.ac.id “Sasaran strategis (SS) kita (Universitas Riau-red) ada empat. Pertama, tersedianya Program Studi yang berkualitas pada seluruh Strata Pendidikan dan memenuhi tuntutan masyarakat pengguna dengan memanfaatkan potensi keunikan Universitas Riau (UR) sebagaimana yang tertuang dalam PIP. Kedua, terciptanya tata kelola berbasis good university governance untuk mencapai Universitas Riau yang bermartabat. Ketiga, terciptanya minat, bakat, dan kemampuan mahasiswa mahasiswa berbasis pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Seni dan Olahraga (Ipteksor). Keempat, tersedianya perencanaan, kerjasama dan sistem informasi yang unggul,”

Demikian yang disampaikan Prof Dr Mashadi MSi Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi UR, mempresentasikan target kinerja UR tahun 2017 -2020 pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pimpinan Badan Layanan Umum Universitas Riau bersama Dewan Pengawas serta Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Sabtu (9/12) di aula Bertuah hotel Pangeran Pekanbaru-Riau.

20171209095847_IMG_9724

Sumber : HUMAS Universitas Riau

20171209100822_IMG_9761

Sumber : HUMAS Universitas Riau

Lebih lanjut, Mashadi menyampaikan adapun target yang telah dicapai UR pada tahun 2017 pada SS point pertama, meliputi akreditasi program studi sebesar 76 persen, publikasi internasional 132, jurnal nasional 141, jumlah HAKI 58, prototipe industri 2, prototipe R dan D 6, sitasi karya ilmiah 867.

“Untuk point kedua, akreditasi institusi B, dosen bersertifikasi 85,3 persen, dosen berkualifikasi Strata 3 29 persen, opini penilaian laporan keuangan oleh auditor publik berstatus Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Untuk point ketiga, rasio afirmasi sebesar 23 persen, lulusan bersertifikasi kompetensi 3,9 persen, mahasiswa berwirausaha 12 persen, lulusan yang langsung bekerja sesuai bidangnya 3,9 persen, mahasiswa berprestasi 28 orang. Keempat, rangking perguruan tinggi nasional 23, jumlah produk inovasi 12,” terang Mashadi.

Pada kesempatan itu, Rektor UR, Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA, menyampaikan pada tahun 2018 kita akan mengimplementasikan Fakultas Keperawatan di UR. UR akan segera menyiapkan persiapannya untuk dapat dimasukkan pada Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian dan Lembaga. “Alhamdulillah pada tahun 2018 nanti kita akan segera merealisasikan fakultas Keperawatan di Universitas Riau.”

Didyk Choiroel SIP MPA selaku Ketua Dewan Pengawas UR yang merupakan Direktur Anggaran Kementerian Keuangan Republik Indonesia, menyampaikan pesan Presiden Republik Indonesia pada tahun 2018 adalah tahun politik, tahun berikutnya adalah agenda akhir tahun 2019, selanjutnya pada tahun berikutnya merupakan agenda hasil di tahun 2020. “Pada tahun agenda hasil dari pemerintahan, UR terrmasuk bagian dari visi dan misi agenda pemerintah. Inti pokok agenda pemerintah adalah berorientasi pada outputoutcome.”

20171209101430_IMG_9773

Sumber : HUMAS Universitas Riau

20171209093452_IMG_9663

Sumber : HUMAS Universitas Riau

Lebih lanjut, Didyk mengatakan, pelaksanaan SS ada pada target waktu pada triwulan II dan III. Tepatnya pada bulan Juni harus sudah dimulai pelaksanaan kerja. Pada bulan Agustus pelaksanaan hasil sudah diserahkan, dengan batas bulan Oktober batas akhirnya. “Kedepan, UR yang merupakan badan publik dibidang pelayanan, dapat terus meningkatkan Penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk bidang layanan mencapai target layanan terbaik dengan layanan yang maksimal,” ujar Didyk.

Pada kesempatan yang sama, Prof Aris Junaidi Phd, selaku Anggota Dewan Pengawas UR, juga merupakan Direktur Penjaminan Mutu Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, menyebutkan arahan Menristek saat ini akan ada moratorium Program Studi (Prodi). Dari sebanyak 4.600 pada 2018, akan ditargetkan sebanyak 1000 Prodi yang bakal ditutup. “Akan ada evaluasi terhadap sejumlah Prodi yang belum terakreditasi. Begitu juga dengan adanya Undang-undang Kesehatan yang mengarahkan agar tidak ada lagi Diploma IV bagi Keperawatan, namun akan diarahkan kepada terbentuknya program profesi. Namun bagi yanh masih menjalani Program Diploma IV, maka akan ditargetkan sampai kelulusan terakhir di tahun 2020,” ungkap Aris.

Pada kegiatan ini hadir jajaran struktur pimpinan universitas, fakultas, unit, lembaga, dan badan yang ada di lingkungan UR. (tim pemberitaan ur. foto: rizki) ***

FOLLOW US ON:
Daftar Penetapan Kel
UR Kukuhkan 2 Orang

rifaldi@staff.unri.ac.id

Rate This Article: